Kobra 1,2 Meter Mendesis di Atap Kamar Warga Paseban Klaten

Kobra 1,2 Meter Mendesis di Atap Kamar Warga Paseban Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Minggu, 15 Feb 2026 08:36 WIB
Seekor ular kobra Jawa atau naja sputatrix dievakuasi tim Damkar Klaten. Ular itu sempat mendesis dan membuat takut pemilik rumah.
Regu 2 Damkar Klaten mengevakuasi kobra di Paseban, Bayat, Klaten. Foto: Dok Damkar Klaten
Klaten -

Seekor ular kobra Jawa atau naja sputatrix dievakuasi tim Damkar Klaten di Dusun Jalen, Desa Paseban, Kecamatan Bayat, Klaten. Ular berbisa tersebut mendesis di atap kamar tidur dini hari tadi.

"Kejadiannya Minggu, 15 Februari 2026 sekitar jam 01.15 - 01.30 WIB. Jenisnya ular kobra jawa atau Naja sputatrix panjang 120 centimeter ditangkap di atap dapur rumah," jelas komandan Regu 2 Pemadam Kebakaran Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Tri Mart Pamungkas kepada detikJateng, Minggu (15/2/2026) pagi.

Dijelaskan Tri, kronologisnya anak pemilik rumah ketika akan tidur, mendengar suara mendesis di atap. Sebab takut kemudian memanggil ayahnya Suratmin (76).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian memanggil ayahnya Suratmin (76) dan menghubungi Damkar Klaten. Saksi memantau pergerakan ular yang berpindah melalui reng atap menuju dapur," lanjut Tri.

Begitu mendapat laporan, terang Tri, regu 2 langsung berangkat ke lokasi. Personel sempat naik ke atap rumah mencari posisi ular. Kepala ular melongok ke bawah.

ADVERTISEMENT

"Personel Regu 2 naik ke atap hanya untuk mengecek keberadaannya. Saat terlihat kepala ularnya dari bawah, dapat dijangkau dengan grab stik," tutur Tri.

"Betul ternyata ular kobra satu ekor. Keterangan dari pemilik rumah, sehari sebelumnya sudah mematikan satu ekor ular kobra masuk rumah," sambung Tri.

Lebih lanjut Tri Mart menyatakan besar kemungkinan ular naik melalui tumpukan kayu. Sebab di belakang rumah ada tumpukan kayu.

"Di belakang rumah ada tumpukan kayu, mungkin merambat dari sana. Imbauan untuk masyarakat bersihkan lingkungan sehingga mangsa ular berkurang, rapikan tumpukan barang yang tidak terpakai sehingga tidak ada tempat ular bersembunyi, tutup lubang akses ular dapat melaluinya untuk masuk rumah dan potong ranting pohon yang mengenai atap rumah," imbuh Tri.

Kabid Pemadaman Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino menyatakan kobra termasuk ular berbisa tinggi. Masyarakat diminta selalu waspada.

"Untuk kesiapan warga selalu waspada terhadap ancaman ular. Untuk mengurangi resiko dari gigitan ular yang berbisa atau tidak berbisa, bisa melaporkan dan minta bantuan kepada beberapa pihak yang memiliki pengetahuan tentang ular," jelas Sumino.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads