Seorang suami di RT 4 RW 5 Dusun Sambong, Desa Mlowokarangtalun, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, nekat membelah rumahnya pada Jumat (13/2/2026). Rupanya, mereka berdua hendak berpisah atau bercerai.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dusun Sambong, Bambang Irawan. Menurutnya, sang istri meminta berpisah karena sifat sang suami yang dinilai kasar.
"Istrinya minta pisah karena merasa suaminya kasar. Tapi bukan kasar seperti tangan, hanya saja suaminya itu karakternya kasar," kata Bambang saat dihubungi detikJateng, Sabtu (14/2/2026).
"Kasar itu bukan main kekerasan tangan, bukan. Cuma karakter saja, omongane nek orang Jawa bilang sengak, rodok keras (kasar) gitu (omongannya)," tambahnya.
Kronologi pembelahan rumah ini dimulai saat sang istri bersama ibunya mengadu kepada Bambang terkait permasalahan rumah tangga dengan suaminya.
"Istrinya sama ibunya datang ke saya, katanya punya masalah," ujar Bambang.
Pada hari yang berbeda, Bambang mengajak keduanya bertemu di kantor desa. Kemudian Bambang mempertemukan kedua belah pihak di rumahnya.
"Jumat minggu lalu, pagi itu saya ajak ketemu di (kantor) desa sama Pak Carik. Malamnya itu saya temukan di rumah saya, (yang hadir) kedua belah pihak, orang tua pun juga hadir, Pak Carik juga," ujar Bambang.
Malam itu, sang istri menyebut jika suaminya kasar. Dalam pertemuan tersebut, si suami juga hendak membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
"Waktu itu baru membahas tentang keluarga. Lakinya itu kan katanya kasar, tapi yang lakinya itu mau ada surat pernyataan yang intinya itu tidak akan mau ngulangin lagi," tutur Bambang.
Keinginan si suami untuk membuat surat pernyataan, menurut Bambang, ditolak oleh sang istri. Menurutnya, pertemuan malam itu juga berlangsung alot.
"Ya laki-laki mau, tapi ditolak sama istri. Pihak istri, ndak mau yang istrinya. Alot sekali itu untuk pembahasan waktu itu," beber Bambang.
Pertemuan itu tidak mencapai kesepakatan. Bambang meminta mereka pulang dan memikirkan baik-baik persoalan ini.
Tiga hari berselang, sang istri mengatakan pada Bambang jika ingin pisah dengan suaminya. Bambang diminta menjadi penyambung lidah untuk menyampaikan keinginannya itu pada si suami.
"Tiga hari itu, ceweknya itu sudah sudah bilang sama saya. Saya suruh sambung lidah sama si suami, tiga hari itu ternyata ceweknya enggak bisa akur lagi. Intinya mau pisah," kata Bambang.
Simak Video "Video Surabaya Samator Bungkam Alib Grobogan di SBY Cup 2026"
(apu/apu)