Menpora Erick Thohir Tinjau Paralympic Training Center, Sapa Para Atlet

Menpora Erick Thohir Tinjau Paralympic Training Center, Sapa Para Atlet

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Sabtu, 14 Feb 2026 17:39 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meninjau Paralympic Training Center di Karanganyar.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Paralympic Training Center di Kelurahan Delingan, Kecamatan/kabupaten Karanganyar, Sabtu (14/2/2026). Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng
Karanganyar -

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mengecek langsung Paralympic Training Center di Kelurahan Delingan, Kecamatan/kabupaten Karanganyar. Selain mengecek fasilitas gedung, Erick juga menyapa atlet-atlet NPC Indonesia yang tengah berlatih.

Tempat latihan untuk Atlet Paralympic Indonesia itu sudah selesai pembangunan tahap pertama. Erick menyebut Training Center untuk NPC Indonesia itu terbaik di Asia Tenggara.

"Saya menyaksikan sendiri, ini fasilitas yang luar biasa. Saya dengar sendiri ini adalah yang terbaik dan pertama di Asia Tenggara. Artinya kerja keras NPC, ofisial, pelatih, atlet, pemerintah membuktikan hadir," kata Erick, saat ditemui di Paralympic Training Center, Karanganyar, Sabtu (14/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada pembangunan tahap 1 ini, Paralympic Training Center sudah memiliki fasilitas lapangan sepakbola, atletik, gym, badminton, tenis meja, kolam renang, dan lainnya. Bahkan bangunan asrama juga sudah berdiri.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, Pemerintah Pusat akan melanjutkan pembangunan pada tahap kedua. Pada tahap kedua, akan ditambah jumlah GOR dan Asrama.

"Khusus untuk fasilitas ini, saya sudah komunikasi dengan Kementerian PU atas instruksi presiden, di mana tahap 1 sudah berjalan baik. Tinggal tahap 2 kita segera coba pikirkan supaya ini bisa diselesaikan, supaya fasilitas ini terlengkapi dan kondisinya tetap terawat," ucapnya.

Pria yang akrab disapa ET itu menilai, perlu ada terobosan untuk perawatan fasilitas di Paralympic Training Center ini. Sebab, ia tak ingin fasilitas yang luar biasa ini tidak terawat.

Dalam perawatan fasilitas olahraga yang dibangun pemerintah, biasanya akan diserahkan kepada pihak ketiga. Namun biasanya akan muncul masalah pendanaan.

"Pemerintah sudah komunikasi dengan Pak Tito Kemendagri (Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian), fasilitas olahraga yang dibangun pemerintah pusat dan daerah bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Komersialisasi boleh selama digunakan untuk perawatan aset tersebut. Fleksibilitas ini kita dorong agar aset ini bisa terus terawat dan terjaga sesuai payung hukum yang telah disepakati. Kemenpora akan bantu perawatan dengan sistem hibah," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Erick kembali memberi ucapan selamat kepada NPC Indonesia yang telah sukses meraih 135 emas di Asean Para Games 2025 dari total 393 medali.

"Kami dari Kemenpora sangat apresiasi terhadap NPC atlet pelatih atas prestasi yang sudah digapai 135 emas, dan apresiasi ini tidak hanya ucapan terima kasih. Kita akan mendorong segara ada keputusan supaya apresiasi dari pemerintah bisa segera jadi tabungan untuk masa depan para atlet. Nanti kita akan mendampingi finansial literasi supaya mereka bisa menabung dan melakukan hal-hal lain untuk masa depan mereka," kata dia.

Selanjutnya, Kemenpora akan kembali berkomunikasi dengan NPC Indonesia untuk ajang Asean Paragames 2027. Erick mengatakan, Kemenpora sudah menyiapkan anggaran untuk persiapan Asean Paragames 2027 mendatang.

"Untuk persiapan Asean Paragames, Kemenpora terus sisir anggaran, dan Insyaallah ada. Terlepas dari efisiensi anggaran. Kita akan undang NPC untuk duduk lagi, seperti apa targetnya, kita evaluasi bersama. Ini bagian program pak Presiden, namanya olahraga adalah duta bangsa dan kedikdayaan bangsa kita," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Sekjen NPC Indonesia Rima Ferdianto mengatakan, pembangunan Paralympic Training Center di Karanganyar telah dimenangkan PT Nindya Karya. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap.

"Tahap pertama tahun ini, nilainya dari PT Nindya Karya sekitar Rp 400 miliar. Perkiraan bulan Oktober sampai Desember sudah finishing. Dan ini dikerjakan siang-malam," kata Rima saat ditemui di Kantor NPC, Solo, Kamis (15/2/2024).

Dalam tahap pertama ini, akan dibangun 1 GOR, 2 Asrama, Ruang Peralatan, Ruang Ganti Atletik, Tribun, Skybridge dan Skywalk. Fasilitas Paralympic Training Center Karanganyar ini menggunakan tanah seluar 10 hektare.

"Fasilitasnya tahap pertama ini lapangan atletik yang gabung dengan CP football. Lalu ada 7 cabor di GOR indoor, rencana ada 2 GOR, tapi pembangunan di tahap pertama ini, 1 GOR dulu. Asrama harusnya 3, ditahap pertama ini dibangun 2 asrama dulu yang bisa menampung sekitar 300 orang atlet dan pelatih," jelasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Erick Thohir di Depan Gilberto Silva: Kayaknya Tahun Ini Arsenal Juara"
[Gambas:Video 20detik]
(apu/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads