Dugaan DPRD Magelang soal Kades Sambeng Hilang 2 Bulan

Dugaan DPRD Magelang soal Kades Sambeng Hilang 2 Bulan

Eko Susanto - detikJateng
Kamis, 12 Feb 2026 21:05 WIB
Warga Desa Sambeng, datangi DPRD Kabupaten Magelang menolak penambangan tanah uruk untuk tol Jogja-Bawen dengan membawa hasil bumi, Kamis (12/2/2026).
Warga Desa Sambeng, mendatangi DPRD Kabupaten Magelang menolak penambangan tanah uruk untuk tol Jogja-Bawen dengan membawa hasil bumi, Kamis (12/2/2026). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Magelang -

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sakir mempertanyakan keberadaan Kepala Desa Sambeng Rowiyanto yang hilang dua bulan. Ada dugaan hilangnya Rowiyanto berkaitan dengan masalah tambang yang isunya memang sedang memanas di daerahnya.

Sakir mengatakan sebenarnya DPRD mengundang Rowiyanto hari ini dalam audiensi dengan warga Desa Sambeng yang menolak penambangan tanah uruk. Namun Rowiyanto tidak hadir dan tidak ada konfirmasi.

"Sebetulnya kan hari ini pun, kepala desa kita undang. Kita undang, tapi karena kepala desa nggak ada informasinya, ya kami belum bisa mengkonfirmasi," kata Sakir, Kamis (12/2/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut dugaan saya, ya perginya karena ada permasalahan ini (masalah tambang) aja. Menurut saya ada permasalahan ini," ujarnya.

Pihaknya, meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) untuk memberikan atensi khusus kepada Desa Sambeng.

ADVERTISEMENT

"Karena itu (menghilangnya kades) juga tentunya akan mempengaruhi roda pemerintahan di tingkat Desa Sambeng terutama di dalam mengelola keuangan," jelas Sakir.

"Kemudian, pertanggung jawaban, kemudian pelayanan kepada masyarakat kan tentunya tidak sampai terganggu masih bisa dilayani dengan baik. Tentunya, ada aturan-aturan yang mungkin Dispermades akan memberikan arahan kepada Desa Sambeng," imbuhnya.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Magelang Budi Purnomo juga meminta agar roda pemerintahan di Desa Sambeng tetap berjalan dan masyarakat terlayani.

"Menurut informasi yang kita dapatkan bahwa saudara kepala desa sudah hampir 2 bulan tidak hadir di kantor. Dan juga tidak tahu keberadaannya di mana," kata Budi.

"Mohon khususnya terkait dengan roda pemerintahan di Desa Sambeng ini bisa berjalan dengan baik. Dan juga, pelayanan kepada masyarakat khususnya terkait administrasi tidak ada yang terganggu. Dalam hal ini, mungkin nanti Dispermades bisa mengambil langkah yang diperlukan," sambungnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dispermades Kabupaten Magelang, Gunawan Yudi Nugroho mengatakan, keberadaan Kades Sambeng Rowiyanto masih belum diketahui. Pihaknya ikut mendampingi pelayanan di Desa Sambeng.

"Setiap saat, kami selalu berkoordinasi dengan Pak Camat, unsur pimpinan di wilayah kecamatan bersama-sama Forkopimcam. Dan kami terus mendampingi pemerintah desa dalam mengupayakan pelayanan kepada masyarakat agar tidak terhambat," kata Gunawan.

"Sampai dengan saat ini pun, memang kami izin mengambil langkah-langkah yang berkaitan dengan bagaimana pengelolaan dari sisi perencanaan, penganggaran ada hal-hal yang sifatnya diskresi. Tapi, kita dalam bingkai ketentuan perundangan yang berlaku," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Sambeng Rowiyanto diketahui menghilang pada, Jumat (5/12) siang. Pada malam sebelumnya, Kamis (4/12) masih menghadiri pertemuan dengan warga yang menyatakan menolak penambangan tanah uruk. Kemudian, setelah Jumat (5/12) siang hingga sekarang keberadaan Kades Sambeng tidak diketahui keberadaannya.




(alg/afn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads