Curhat Pengungsi Tanah Gerak Desa Padasari Tegal Butuh Bantuan Pakaian Dalam

Curhat Pengungsi Tanah Gerak Desa Padasari Tegal Butuh Bantuan Pakaian Dalam

Imam Suripto - detikJateng
Rabu, 11 Feb 2026 15:45 WIB
Meski kebutuhan makanan terpenuhi, para pengungsi tanah gerak mengeluhkan persoalan pakaian termasuk pakaian dalam.
Pengungsian korban tanah gerak di kompleks Majelis Az zikir wa Rotiban, Rabu (11/2/2026). Foto: Imam Suripto/detikJateng
Tegal -

Warga terdampak tanah gerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, sudah mendiami barak pengungsian sejak 2 Februari. Meski kebutuhan makanan terpenuhi, mereka mengeluhkan persoalan pakaian termasuk pakaian dalam.

Ada delapan titik lokasi yang dijadikan tempat pengungsi tanah gerak. Salah satunya ada di kompleks Majelis Az zikir wa Rotiban. Di lokasi ini menampung 50 KK atau 176 jiwa. Mereka terdiri dari 108 wanita dan 68 pria.

Segala kebutuhan pengungsi dipenuhi, baik makan, minum, tempat tidur sampai MCK. Meski bantuan sudah cukup, pengungsi masih membutuhkan pakaian dalam, terutama kalangan wanita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nurhayati (23) warga Desa Padasari mengatakan, selama menempati tenda pengungsian, kebutuhan dasar para korban terpenuhi. Namun sebagai warga pengungsi. dia mengaku masih membutuhkan pakaian dalam.

ADVERTISEMENT

"Kalau logistik bahan pangan semua sudah aman, cukup untuk makan semua. Kami butuh dalaman (pakaian dalam). Dalaman anak anak wanita, mukena," ujar Nurhayati di lokasi pengungsian, Rabu (11/2).

Selama menempati camp pengungsi, cuaca didominasi hujan dan mendung. Pakaian yang ada sering tidak kering usai dicuci.

Pengungsian korban tanah gerak di kompleks Majelis Az zikir wa Rotiban, Rabu (11/2/2026).Pengungsian korban tanah gerak di kompleks Majelis Az zikir wa Rotiban, Rabu (11/2/2026). Foto: Imam Suripto/detikJateng

"Cuacanya banyak hujan dan mendung. Kami cuci pakaian dalam yang sempat dibawa, tapi tidak kering. Jadi kalau bisa kami minta pakaian dalam," lanjut dia.

Merespon keluhan warga, Baznas Kabupaten Tegal turun tangan. Selain membawa bantuan makanan, Baznas juga membawa pakaian dalam, tenda dan alat masak.

Pakaian dalam akan dibagikan bagi kalangan wanita dan anak anak. Kemudian alat masak berupa boiler, sengaja didatangkan untuk melayani relawan dan pengungsi yang membutuhkan air panas.

"Memang dimaklumi, cuaca seperti ini jarang cerah jadi pakaian banyak yang tidak kering usai dicuci. Jadi kami bawa itu (dalaman) ke sini. Terus ada pula alat masak air dan tenda," kata M Syafiq Suhri, Wakil Ketua Baznas Tegal.

Untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, BPBD Tegal telah menyiapkan berbagai fasilitas. Mulai dari air untuk MCK, air bersih, dapur umum dan layanan kesehatan.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads