Jalur alternatif di Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, kebanjiran siang ini. Banjir terjadi karena Sungai Dawe meluap, imbas curah hujan tinggi.
Pantauan di lokasi jalur alternatif Kudus-Pati itu kebanjiran siang tadi pukul 14.00 WIB. Genangan banjir kisaran 20 sampai 40 sentimeter. Akibatnya banyak sepeda motor yang mogok saat nekat menerjang.
Selain jalur alternatif, rumah warga juga banyak yang terdampak. BPBD Kabupaten Kudus masih melakukan pendataan terkait musibah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu warga Mejobo, Kholistiono mengatakan banjir begitu cepat merendam permukiman warga dan jalan alternatif Kudus-Pati tepatnya di Desa Mejobo. Menurutnya banjir karena luapan Sungai Dawe.
"Cepat sekali naik tadi ada sungai meluap, jebolan dari sungai itu jebol," jelas Kholis kepada wartawan ditemui di lokasi, Kamis (5/2/2026).
Kondisi jalur alternatif Kudus-Pati tepatnya Desa Mejobo Kecamatan Mejobo, Kudus kebanjiran, Kamis (5/2/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng |
Menurutnya banjir merendam jalan alternatif yang menghubungkan Kudus dengan Pati. Dia menyebut banyak motor yang mogok saat melintas di jalan karena banjir
Pemotor bernama Zuriyanti mengaku motornya mogok saat melintas. Padahal kata dia pagi tadi saat melintas kondisi jalan belum kebanjiran.
"Dari pulang mengajar, motornya mogok, kemasukan air. Tadi nggak tahu, tadi pagi belum ada banjir pulang-pulang banjir. Selutut ada," jelasnya.
Zuri mengaku tidak tahu kalau jalan tersebut banjir siang ini. Ia berharap agar banjir segera surut.
"Semoga lekas surut ya, biar nggak mengganggu aktivitas warga," kata dia.
Sebelumnya, banjir juga merendam permukiman Desa Pladen Kecamatan Jekulo. Banjir karena Sungai Jawik jebol tidak kuat menampung derasnya aliran air.

