Jepang Dilanda Hujan Salju Lebat, 30 Orang Tewas

Internasional

Jepang Dilanda Hujan Salju Lebat, 30 Orang Tewas

Rita Uli Hutapea - detikJateng
Selasa, 03 Feb 2026 14:24 WIB
Jepang Dilanda Hujan Salju Lebat, 30 Orang Tewas
Ilustrasi hujan salju lebat. Foto: AP/Danny Lawson
Solo -

Hujan salju yang tidak biasa melanda Jepang. Dampaknya, 30 orang tewas dalam dua minggu terakhir, termasuk seorang nenek berusia 91 tahun yang ditemukan tertimbun tumpukan salju setinggi 3 meter di luar rumahnya.

Dilansir detikNews, pemerintah Negeri Sakura telah mengerahkan pasukan untuk membantu warga di Aomori, wilayah yang paling parah terkena dampak hujan salju ini. Di Aomori, salju bisa menumpuk hingga 4,5 meter.

Dilansir kantor berita AFP, Selasa (3/2/2026), Perdana Menteri Sanae Takaichi mengadakan pertemuan khusus tingkat kabinet pada Selasa (3/2) pagi untuk menginstruksikan para menteri agar melakukan segala yang mereka bisa untuk mencegah kematian dan kecelakaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, dalam beberapa minggu terakhir, hujan salju lebat telah mengguyur sepanjang pantai Laut Jepang. Beberapa daerah mengalami volume salju dua kali lipat dari biasanya.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi Badan Manajemen dan Bencana Jepang, sejak 20 Januari hingga 3 Februari 2025, sudah 30 orang meninggal akibat badai salju.

Salah satu korban diketahui bernama Kina Jin yang berusia 91 tahun. Seorang pejabat kepolisian setempat kepada AFP mengungkapkan, jenazah Jin ditemukan di bawah tumpukan salju di rumahnya di Ajigasawa, Aomori.

Polisi meyakini salju dari atap rumahnya jatuh menimpanya. Penyebab kematiannya adalah mati lemas, kata pejabat polisi yang tak ingin disebut namanya itu. Sebuah sekop aluminium ditemukan di samping jenazahnya.

"Saat cuaca menghangat, salju yang menumpuk mencair dan jatuh. Itu tergantung pada volume (salju) dan suhu. Di bawah atap adalah tempat yang berbahaya," kata pejabat itu kepada AFP.

Gubernur Aomori, Soichiro Miyashita, mengatakan ia telah meminta militer Jepang untuk memberikan bantuan.

Ia mengatakan telah meminta pasukan militer untuk membantu para lansia di wilayah tersebut yang tinggal sendirian dan membutuhkan bantuan membersihkan salju.




(apu/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads