Kebakaran yang melanda pusat perbelanjaan Rita Pasaraya Cilacap tadi malam diduga dipicu oleh korsleting listrik. Kebakaran itu menghanguskan hampir seluruh bangunan Rita dan merembet ke tiga ruko di dekatnya.
"Setelah kejadian, personel Satreskrim Polresta Cilacap bersama Tim Inafis melakukan olah TKP awal. Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dan saat ini masih kami lakukan pendalaman lebih lanjut," kata Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Buono dalam keterangan tertulis, Selasa (3/2/2026).
Ia memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Total kerugian masih dihitung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk korban jiwa nihil. Namun untuk kerugian materiil masih dalam perhitungan pihak manajemen Rita Pasaraya Cilacap," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat melanda Rita Pasaraya Cilacap, Senin (2/2) malam. Api pertama kali diketahui muncul dari lorong di antara Rita Pasaraya dan Ruko Roti Inyonge, hingga akhirnya menghanguskan hampir seluruh bangunan pusat perbelanjaan tersebut.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.11 WIB. Seorang petugas keamanan yang berjaga di sekitar Bank Mandiri Cabang Cilacap melihat kepulan asap keluar dari lorong di antara Rita Pasaraya Cilacap dan Ruko Roti Inyonge. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan dan melapor ke Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cilacap.
Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat sekitar pukul 22.05 WIB di bagian plafon lantai satu.
"Api pertama kali terlihat di plafon lantai satu, tepatnya di area antara ruang genset dan ruang pendingin atau fish dan meat," kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (3/2).
Menurutnya, upaya pemadaman awal sempat dilakukan oleh pihak internal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, upaya tersebut tidak berhasil.
"Pemadaman awal menggunakan APAR sempat dilakukan oleh pihak internal, tetapi api terus membesar," ujarnya.
Sekitar pukul 22.10 WIB, lanjut Budi, api mulai menjalar ke lantai dua yang merupakan area gudang fashion. Tak lama kemudian, dari luar gedung terlihat asap hitam pekat membumbung dari sisi kiri atas bangunan.
"Sekira pukul 22.12 WIB, dari luar gedung terlihat kepulan asap hitam pekat dari sisi kiri atas bangunan Rita Pasaraya," jelasnya.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Polresta Cilacap juga menerjunkan personel untuk membantu penanganan di lapangan, termasuk mengerahkan satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC) guna mempercepat pengendalian api.
"Kami menerjunkan personel dan satu unit mobil AWC untuk membantu proses pemadaman agar api bisa segera dikendalikan," kata Budi.
Kobaran api terus membesar hingga sekitar pukul 22.55 WIB. Hampir seluruh bangunan Rita Pasaraya dilaporkan terbakar.
(dil/afn)











































