Warga Rela Cor Swadaya Retakan Jembatan Gempol: Dampak Ekonominya Besar

Warga Rela Cor Swadaya Retakan Jembatan Gempol: Dampak Ekonominya Besar

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Rabu, 28 Jan 2026 18:32 WIB
Jembatan Gempol arah Gunungkidul difungsikannya untuk motor.
Jembatan Gempol arah Gunungkidul difungsikannya untuk motor. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng.
Klaten -

Jembatan Gempol di perbatasan Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno dan Kadilanggon, Kecamatan Wedi yang rusak nekat difungsikan warga. Warga mengecor retakan jembatan untuk melintas karena ekonomi terpuruk sejak jembatan ditutup.

"Sudah sekitar seminggu ini dicor dan buat lewat warga. Tapi hanya motor saja, mobil tidak boleh," kata warga, Ade kepada detikJateng di lokasi, Rabu (28/1/2026) siang.

Dijelaskan Ade, sejauh ini aman-aman saja karena dipasang portal pengaman di lokasi sehingga mobil tidak bisa lewat. Mobil tetap lewat jalur alternatif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mobil tetap lewat sana (Kadilanggon ke barat tembus Jogoprayan dan Karangturi), lewat sini tidak bisa. Ya gimana lagi kalau jembatan ditutup ekonomi jadi susah, pasar sepi, belanja repot," ungkap Ade.

Sekdes Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Candra Teguh, mengatakan jembatan dicor warga secara swadaya. Alasannya ekonomi sulit sejak jembatan itu ditutup.

ADVERTISEMENT

"Warga swadaya untuk pengerasan karena alasan ekonomi terdampak semua. Tapi ini hanya untuk motor saja, ya gimana dampak ekonominya besar," ungkap Candra kepada detikJateng.

Pantauan detikJateng, retakan ujung jembatan bagian Utara tidak tampak lagi. Retakan dan badan jembatan yang sebelumnya ambles dicor semen.

Di ujung utara dan selatan dipasang portal bambu melintang sehingga mobil tidak bisa lewat. Water barrier juga masih dipasang di lokasi.

Kepala Dinas PUPR Pemkab Klaten, Suryanto, menyatakan sudah mengetahui jembatan dibuka warga tersebut. Hal itu dikarenakan kondisi darurat.

"Karena kondisi darurat, pedagang dan anak sekolah mengeluh. Ya sepanjang dibatasi tidak masalah," jelas Suryanto kepada detikJateng.


Sebelumnya diberitakan, jembatan Gempol di perbatasan Desa Karangturi Kecamatan Gantiwarno dan Desa Kadilanggon Kecamatan Wedi, ambles. Jembatan penghubung Klaten-Gunungkidul itu kini ditutup karena rusak parah.

Seorang warga Desa Kadilanggon, Kecamatan Wedi, Sutarjo (63) mengatakan jembatan itu baru diketahui rusak pada siang ini. Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB, warga masih bisa lewat.

''Jam 10.00 WIB tadi warga masih bisa lewat. Habis Jumatan warga baru ribut karena jembatan retak tidak bisa dilewati, " kata Sutarjo kepada detikJateng, Jumat (2/1/2025).

" Hari ini kita sudah meninjau jembatan Gempol yang tergerus arus dan tadi jam 12.00 WIB ambrol. Sementara kita tutup," ungkap Camat Gantiwarno, Veronica Retno Setyaningsih kepada detikJateng di lokasi.

Jalur kedua kabupaten tersebut, kata Retno, sementara ditutup sebab tidak memungkinkan dilalui kendaraan. Lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif.

"Kita lewatkan jalur alternatif. Dari utara (Klaten) mulai dari gedung serbaguna Kadilanggon ke kanan ketemu jalur di Desa Kragilan, dari selatan (Gunungkidul) nanti perempatan Karangturi ke kiri lewat Desa Jogoprayan nanti ketemu jalur di Kragilan," papar Retno.




(apl/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads