Apes Pria di Pekalongan Kena Tipu Kenalan MiChat Rp 2 Juta

Apes Pria di Pekalongan Kena Tipu Kenalan MiChat Rp 2 Juta

Robby Bernardi - detikJateng
Rabu, 28 Jan 2026 17:48 WIB
Apes Pria di Pekalongan Kena Tipu Kenalan MiChat Rp 2 Juta
Ilustrasi MiChat. Foto: Oktavian Balang/detikKalimantan.
Pekalongan -

Niat ingin mencari hiburan sesaat dalam perjalanan kerja ke arah Jakarta, seorang pria di Pekalongan justru harus gigit jari. Bukannya mendapat pasangan kencan, ia malah menjadi korban dugaan penipuan setelah mentransfer uang hingga Rp 2 juta.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam (22/1) sekitar pukul 20.00 WIB di wilayah Wiradesa, Kabupaten Pekalongan, dan sempat dilaporkan ke Polsek Wiradesa, Polres Pekalongan. Tetapi, aduan ini kini telah dicabut oleh pelapor.

Korban diketahui seorang pria paruh baya umur 51 tahun. Ia diduga tertipu setelah berkenalan dengan akun wanita di aplikasi MiChat yang menawarkan jasa kencan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapolsek Wiradesa AKP Maman Sugiarto saat dikonfirmasi membenarkan adanya aduan tersebut.

"Korban sempat melapor terkait dugaan tindak pidana penipuan yang bermula dari komunikasi melalui aplikasi MiChat. Namun, pada hari itu juga aduan dicabut. Korban memilih melanjutkan perjalanannya" ujar AKP Maman.

ADVERTISEMENT

Dikatakan Maman, saat itu korban sedang melakukan perjalanan kerja dari Semarang menuju Jakarta. Ketika melintas di Pekalongan, ia memutuskan beristirahat di lobi salah satu hotel di Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

Saat istirahat itulah, pria ini iseng membuka aplikasi MiChat dan terhubung dengan sebuah akun bernama ANANDA. Usai berkomunikasi itu, akun tersebut mengaku seorang perempuan dan siap menjadi pasangan kencannya.

Keduanya kemudian sepakat bertemu di salah satu hotel di Pekalongan. Namun, sebelum bertemu pelaku meminta uang ke korbannya sebagai tanda jadi pesanan.

"Pelaku meminta korban mentransfer uang sebesar Rp 2 juta ke rekening salah satu bank atas nama orang lain. Saat korban menanyakan perbedaan nama, pelaku berdalih itu rekening adiknya," jelasnya.

Tanpa curiga, korban pun mentransfer uang tersebut. Namun setelah transfer dilakukan, akun MiChat ANANDA tidak bisa lagi dihubungi, baik melalui pesan maupun panggilan.

Menyadari telah menjadi korban penipuan, korban melapor ke Polsek Wiradesa. Polisi sempat melakukan pemeriksaan awal atas laporan tersebut.

Namun, kasus ini tidak berlanjut. Sekitar 30 menit setelah pemeriksaan, korban memilih mencabut laporannya.

"Korban tidak ingin perkara ini diproses lebih lanjut dan memilih melanjutkan perjalanannya ke Jakarta," ungkapnya.




(apl/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads