Pencarian Yasid Pendaki Hilang di Mongkrang Kembali Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Yasid Pendaki Hilang di Mongkrang Kembali Diperpanjang 3 Hari

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Rabu, 28 Jan 2026 17:24 WIB
Pencarian Yasid Pendaki Hilang di Mongkrang Kembali Diperpanjang 3 Hari
Proses pencarian Yasid, pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang, Karanganyar, Rabu (28/1/2026). Foto: dok. Basarnas Solo.
Karanganyar -

Pencarian Yasid Ahmad Firdaus (26) warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, kembali diperpanjang.

Kalak BPBD Karanganyar Hendro Prayitno, mengatakan, hasil koordinasi dengan pihak terkait dan pihak keluarga, diputuskan pencarian diperpanjang selama tiga hari.

"Ini hari kesepuluh merupakan perpanjangan yang pertama. Hasil musyawarah atau koordinasi dari BPBD, relawan, Basarnas, TNI, Polri, dan pihak keluarga diputuskan untuk perpanjangan tiga hari ke depan dimulai besok pagi," kata Hendro saat dihubungi detikJateng, Rabu (28/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, Yasid dilaporkan hilang saat perjalanan turun dari puncak Bukit Mongkrang pada Minggu (18/1). Operasi SAR dibuka pada Senin (19/1), selama 7 hari hingga Minggu (25/1).

Namun selama sepekan pencarian, Tim SAR gabungan belum berhasil menemukan korban. Proses pencarian kemudian diperpanjang tiga hari hingga Rabu (28/1).

ADVERTISEMENT

Hendro mengatakan, perpanjangan pencarian selama tiga hari ini akan berakhir pada Sabtu (31/1). Setelah itu, tim akan kembali melakukan evaluasi.

"Hasil pencarian hari ini masih nihil. Kendalanya cuaca, kabut, angin, dan vegetasi yang lebat. Untuk pencarian besok fokusnya di seputaran Pos 3, yang ada disinyalir ada bau," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasubsie Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, hari ini ada sekitar 200 relawan yang melakukan pencarian. Bahkan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, juga datang ke lokasi pencarian.

"Pak Sekda (Pemprov Jateng) ikut ke atas memantau langsung, ikut pencarian juga," kata Basuki saat dihubungi detikJateng, Rabu (28/1).

Dalam proses pencarian ini, relawan sempat mencium bau menyengat sejak Minggu (25/1). Basuki mengatakan, bau berada di sekitaran Pos 3, namun masih belum diketahui sumber bau tersebut.

"Bau menyengat di sekitar pos 3. Sedang kita telusuri itu bau apa, karena sumbernya di dasar jurang. Kita belum bisa memastikan itu bau apa," ucapnya.




(apl/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads