Ancang-ancang AS-Israel untuk Serang Iran

Internasional

Ancang-ancang AS-Israel untuk Serang Iran

Rita Uli Hutapea - detikJateng
Selasa, 27 Jan 2026 20:12 WIB
Ancang-ancang AS-Israel untuk Serang Iran
Ilustrasi bendera Israel dan Amerika. Foto: Reuters
Solo -

Amerika Serikat dan Israel sudah ancang-ancang menyerang Iran jika diperlukan. Media Israel, Channel 14, melaporkan dua negara itu sudah mencapai sebuah kesepakatan.

Dikutip dari detikNews, Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Brad Cooper bertemu dengan para pejabat senior dari militer Israel di Tel Aviv. Salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan hari Minggu itu tentang situasi dengan Iran.

Dilansir Middle East Monitor hari ini, Selasa (27/1/2026), pada Minggu malam waktu setempat, Channel 14 menerbitkan detail baru tentang pertemuan tersebut. Disebutkan mereka yang hadir sepakat untuk melanjutkan kerja sama erat antara kedua militer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilaporkan, selama pertemuan itu, para pejabat AS menyebut kesiapan penuh terkait Iran membutuhkan waktu dan persiapan. Namun, mereka menegaskan Amerika Serikat selalu siap untuk mengambil tindakan spesifik.

ADVERTISEMENT

Terkait kemungkinan serangan AS terhadap Iran, Cooper menegaskan pemikiran AS didasarkan pada pelaksanaan operasi yang cepat, mendadak, dan bersih, menurut media Palestina, Kantor Berita Ma'an.

Serangan yang dimaksud diperkirakan bakal menarget pihak yang bertanggung jawab terhadap tindakan melukai warga sipil dan demonstran. Para pejabat AS meyakini perubahan rezim di Iran saat ini adalah kebutuhan utama.

Terpisah, komandan Komando Pusat AS tersebut juga menegaskan Amerika Serikat berkomitmen untuk melindungi sekutunya di Timur Tengah, termasuk Israel, dan tidak akan membiarkan mereka terluka, menurut saluran televisi Israel, Channel 14.

Untuk diketahui, kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln dilaporkan sudah berada di Timur Tengah pada hari Senin (26/1) waktu setempat. Hal itu dilakukan di tengah ketegangan Iran dan AS.

Kapal induk induk dan kapal-kapal pendampingnya memang diperintahkan merapat ketika Iran menindak tegas protes massal yang terjadi. Presiden AS, Donald Trump sempat mengendurkan ancaman aksi militernya ke Iran, namun tidak menutup semua opsi yang ada.

Kelompok tempur tersebut "saat ini dikerahkan ke Timur Tengah untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas regional," kata Komando Pusat AS, yang bertanggung jawab atas pasukan Amerika di wilayah tersebut, dalam sebuah unggahan di media sosial X, dilansir kantor berita AFP, Selasa (27/1/2026).




(alg/dil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads