75 Siswa-5 Guru SMPN 10 Kota Magelang Diduga Keracunan MBG

75 Siswa-5 Guru SMPN 10 Kota Magelang Diduga Keracunan MBG

Eko Susanto - detikJateng
Jumat, 23 Jan 2026 19:12 WIB
Ilustrasi Trauma Keracunan MBG
Ilustrasi murid keracunan MBG. Foto: Edi Wahyono
Magelang -

Sebanyak 75 siswa dan lima guru di SMPN 10 Kota Magelang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini sampel muntahan diperiksa di Laboratorium Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Informasi yang diperoleh detikJateng, para murid SMPN 10 Kota Magelang menerima MBG pada Rabu (21/1) dengan menu saat itu antara lain nasi, tempe crispy, dan telur puyuh saus mentega.

Kemudian baru keesokan harinya, Kamis (22/1) pagi, awalnya ada dua siswa mengeluhkan sakit perut. Keduanya, kemudian mendapatkan penanganan di ruang UKS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada hari Kamis (22/1) sekitar pukul 07.00 WIB, terdapat dua orang siswa yang mengeluhkan sakit perut dan selanjutnya mendapatkan penanganan awal di ruang UKS," kata Kepala SMPN 10 Kota Magelang, Sri Mulyani, saat dihubungi, Jumat (23/1/2026).

ADVERTISEMENT

"Setelah waktu istirahat, jumlah siswa yang mengalami keluhan serupa bertambah secara bertahap. Tercatat kurang lebih 75 siswa dan 5 orang guru mengalami keluhan sakit perut," sambungnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, katanya, pihaknya menghubungi puskesmas setempat.

"Selanjutnya, Puskesmas dan Dinas Kesehatan merespons dengan cepat dengan hadir langsung ke sekolah untuk melakukan pemeriksaan terhadap siswa yang mengeluh sakit perut, memberikan obat, serta mengambil sampel feses dan muntahan," imbuhnya.

"Sampel tersebut telah dikirim ke Laboratorium di Semarang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sekolah diminta untuk menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebagai dasar langkah selanjutnya," katanya.

Dihubungi terpisah, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Larsita, saat dimintai konfirmasi membenarkan adanya dugaan keracunan yang menimpa siswa SMPN 10 Kota Magelang.

"Pada Kamis (22/1), sekitar pukul 11.30 WIB, Puskesmas Magelang Tengah menerima laporan dugaan keracunan makanan dari guru SMPN 10 Kota Magelang," kata Larsita dalam pesannya.

"Setelah menerima laporan, koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Magelang bersama Puskesmas Magelang Tengah melakukan penyelidikan epidemiologi ke SMPN 10. Kemudian melakukan investigasi lingkungan ke SPPG," ujarnya.

Larsita menambahkan, saat ini masih dilakukan investigasi menyeluruh bersama pihak terkait sembari menunggu hasil pemeriksaan sampel makanan dan air.

"Pemkot Magelang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi serta memastikan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional, transparan dan berbasis data," tambahnya.

"Informasi resmi akan terus disampaikan sesuai perkembangan hasil pemeriksaan. Pemkot Magelang bersama menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat," tegasnya.

Terkait dengan dugaan keracunan menu MBG yang menimpa 75 siswa dan lima guru SMPN 10 Kota Magelang, detikJateng telah mencoba menghubungi Koordinator Wilayah SPPG Kota Magelang, Farhan Firdaus.

Namun, pesan yang dikirimkan detikJateng melalui WhatsApp (WA) belum direspons. Sedangkan saat ditelepon nada berdering, namun tak ada jawaban.



(apu/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads