Sebagian tanggul sungai daerah irigasi Klambu Kiri, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, ambles. Warga sekitar khawatir tanggul itu bakal jebol dan menyebabkan banjir.
Pantauan detikJateng di lokasi pukul 17.00 WIB, tanggul yang ambles itu dapat diakses lewat jalan di belakang Pasar Karanganyar. Ada dua titik kerusakan tanggul di sana.
Tanggul ambles yang pertama panjangnya sekitar 15 meter. Longsoran itu tinggal menyisakan sepertiga badan tanggul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara di titik kedua, panjangnya mencapai sekitar 90 meter. Di lokasi ini, badan tanggul habis tergerus dan cor tanggul sisi luar sudah terlihat.
Warga setempat, Burhan merasa khawatir dengan kondisi ini. Menurutnya, tanggul ini berpotensi jebol dan airnya meluber ke sawah dan permukiman.
"Kalau kondisinya hujan terus seperti ini, takutnya lama-lama jebol kalau dibiarkan. Apalagi ini menghadap ke sawah dan di sisi sana ada permukiman warga," kata warga setempat,Burhan, saat ditemui detikJateng di dekat lokasi, Kamis (22/1/2026).
"Sawahnya ini kan sebentar lagi panen, kalau kena banjir ngeri, bisa gagal panen. Airnya bisa saja sampai ke rumah-rumah warga Norowito (Dukuh di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar)," sambungnya.
Warga lain, Suripto, mengatakan tanggul itu sudah longsor sejak beberapa hari lalu.
"Sudah 2-3 hari ini (longsornya). Kalau jebol belum pernah. Kalau longsor yang kayak gini baru kali ini, artinya dulunya longsor tapi nggak seberapa," kata Suripto saat ditemui detikJateng di lokasi.
Menurut Kepala Bidang PSDA Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (Dinputaru) Demak, Suroso, ada empat titik longsoran di sepanjang aliran irigasi tersebut. Pihaknya sudah melaporkan kejadian ini ke Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana.
"Sudah dilaporkan ke BBWS-PJ, tindak lanjut dalam proses pelaporan, untuk segera ditangani," kata Suroso melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
(dil/apl)











































