Pria Sragen Tewas Kesetrum di Atas Pohon

Pria Sragen Tewas Kesetrum di Atas Pohon

Tara Wahyu NV - detikJateng
Kamis, 22 Jan 2026 17:10 WIB
Pria Sragen Tewas Kesetrum di Atas Pohon
Ilustrasi kesetrum. Foto: Thinkstock
Sragen -

Seorang warga Sragen Wetan, Pariman (50), meninggal dunia akibat tersengat listrik ketika memangkas pohon. Jenazahnya korban sempat tersangkut di atas pohon.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Sumatera, Kampung Kauman RT 25 RW 8, Kelurahan Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, sekitar pukul 09.00 WIB tadi.

Salah seorang warga, Didik Edi (29), mengatakan saat itu ia mendengar korban berteriak dari atas pohon. Setelah itu korban terjatuh dan tersangkut di pohon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi pagi sekira pukul 09.00 WIB awalnya baru gergaji, saya di bawah, dia teriak huaa, langsung jatuh terus tersangkut gitu," kata Edi kepada awak media, Kamis (22/1/2026).

Edi menceritakan korban awalnya berpegangan pada batang pohon.

ADVERTISEMENT

"Kayaknya itu pohon jatuh, waktu itu dipegang jatuh ke kabel kayaknya gitu, pohon kena kabel," ucapnya.

Edi mengatakan korban saat itu memotong pohon karena disuruh si pemilik rumah. "Pemilik rumah (yang minta memotong pohon)," terangnya.

Menurut Kapolsek Sragen Kota, Ari Pujiantoro, saat itu korban bermaksud memotong ranting pohon yang menyangkut.

"Orang tersebut bermaksud memotong pohon yang menyangkut. Namun, ketika dipotong kena aliran listrik tegangan tinggi, sehingga yang bersangkutan kesetrum," ucapnya.

Saat dicek, korban telah meninggal dunia. Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke RSUD Soehadi Prijonegoro, Sragen.

"Kondisinya sudah meninggal saat diperiksa PSC," terangnya.

Ari menduga korban tersengat listrik saat memegang pohon yang terkena aliran listrik. Di sisi lain, ia menyebut korban tidak berkoordinasi dengan pihak PLN.

"Kalau pohon itu sendiri basah, bisa menghantarkan listrik, karena pohonnya terlalu tinggi. Tapi mungkin orang yang bersangkutan kurang koordinasi dengan petugas PLN jadi masih bisa tersangkut, kabel tegangan tinggi," pungkasnya.




(dil/dil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads