Kawasan Pasar Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, dihebohkan dengan terjangan puting beliung. Fenomena alam ini mengakibatkan puluhan kios milik pedagang rusak serta atap hancur.
"Angin ribut di daerah pasar karangpandan. Semoga tidak ada korban jiwa," tulis dalam caption postingan akun Instagram @infowongkaranganyar.iwk, seperti yang dilihat detikJateng, Rabu (21/1/2026).
Dalam video yang beredar, tampak gerobak pedagang dan sejumlah sepeda motor ambruk diempas angin. Puing-puing seng juga berterbangan di kawasan Pasar Karangpandan. Sebagian lapak pedagang lainnya terlihat porak poranda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Terjadi Sore Hari
Warga sekitar, Widiarti, menceritakan angin ribut itu tiba-tiba menerjang pada sore sekitar pukul 17.00 WIB.
"Anginnya cepat sekali, kurang lebih lima menit, dan langsung menerjang sejumlah bangunan serta beberapa kios pedagang di kawasan Terminal Karangpandan," kata Widiarti.
Warga lain, Ari, mengaku ketakutan saat angin kencang itu menerjang rumah makannya, hingga gazebonya mengalami kerusakan.
"Saya masih ketakutan. Resto saya remuk terkena hamburan seng. Pasar Karangpandan, rumah warga banyak yang rusak," ucap Ari.
2. Rusak Kios Pedagang hingga Hancurkan Atap
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan puting beliung menerjang Kecamatan Karangpandan sekira pukul 16.45 WIB tadi.
"Tadi sore pukul 16.45 telah terjadi angin puting beliung di Kecamatan Karangpandan yang menimpa empat desa, yakni Desa Karangpandan, Desa Ngemplak, Desa Domplang, dan sebagian di Desa Gerdu," jelasnya.
"Relawan gabungan bersama TNI Polri baru melakukan evakuasi beberapa titik, khususnya di Pasar Karangpandan. Ada PKL yang gerobaknya sempat berceceran dan jatuh di jalan. Sekitar 20 kios terdampak puting beliung, ada atap yang habis. Ada tembok lama yang ambrol," lanjutnya.
Ia menerangkan, ada korban terluka dalam insiden tersebut.
"Satu anak kena kaca, sudah dibawa ke Puskesmas. Alhamdulillah sudah kondusif," tuturnya.
(apu/apu)











































