- Benarkah Sholat Tahajud Amalan agar Hajat Terkabul?
- Waktu Mustajab untuk Berdoa di Sepertiga Malam
- Bacaan Dzikir Setelah Sholat Tahajud 1. Istighfar 2. Tasbih 3. Hamdalah 4. Tahlil 5. Takbir
- Doa Setelah Sholat Tahajud
- FAQ tentang Doa Setelah Sholat Tahajud Apakah shalat Tahajud bisa membuat hajat terkabul? Kapan waktu terbaik mengerjakan sholat Tahajud agar doa lebih mustajab? Amalan apa yang dianjurkan setelah sholat Tahajud?
Setelah menyelesaikan pengerjaan sholat Tahajud di sepertiga malam, kaum muslim sangat dianjurkan untuk melanjutkannya dengan banyak-banyak berdoa kepada Allah SWT. Berikut bacaan dzikir dan doa setelah sholat Tahajud sebagai panduan bagi umat Islam.
Sholat Tahajud merupakan sholat sunnah yang biasanya dikerjakan oleh seorang muslim pada malam hari. Biasanya sholat Tahajud disebut juga sebagai sholat Qiyamul Lail atau sholat malam.
Sholat Tahajud begitu dianjurkan dalam Islam. Sebab, ibadah ini menyimpan berbagai keutamaan bagi siapa saja yang melakukannya. Untuk pengerjaan sholat Tahajud bisa dilakukan dengan cara dua rakaat satu kali salam. Seperti halnya 'The Miracle Of Night Shalat Tahajjud' tulisan Ustadz Hasan Albany, yang menyebut adanya sebuah riwayat hadits yang menerangkan tentang anjuran rakaat mengerjakan sholat malam. Baik itu sholat Tahajud, Tarawih, maupun Witir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana diriwayatkan:
"Dari Ibnu Umar, ia berkata, 'Nabi Muhammad SAW mengerjakan sholat malam dua rakaat-dua rakaat dan sholat Witir satu rakaat."
Kemudian saat kaum muslim selesai mengerjakan sholat Tahajud, ada baiknya menutup ibadah ini dengan mengamalkan doa maupun dzikir. Ada bacaan doa dan dzikir setelah sholat Tahajud yang bisa dibaca setiap kali menunaikannya. Simak baik-baik uraiannya berikut ini.
Poin Utamanya:
- Sholat Tahajud memang termasuk amalan yang kuat untuk terkabulnya hajat karena dikerjakan di sudut malam terakhir. Waktu ini paling mustajab berdoa saat Allah 'mendekat' dan membuka pintu pengampunan serta permohonan hamba-Nya.
- Dalil Al-Qur'an dan hadits menegaskan keutamaannya, di antaranya QS Al-Isra ayat 79 serta hadits riwayat Bukhari-Muslim yang menyebut doa, permintaan, dan istighfar pada waktu Tahajud berpeluang besar dikabulkan.
- Ibadah sholat Tahajud sebaiknya ditutup dengan dzikir dan doa, baik istighfar, tasbih, tahlil, maupun doa keselamatan dunia-akhirat, lalu menyampaikan hajat dengan penuh tawakal kepada Allah SWT.
Benarkah Sholat Tahajud Amalan agar Hajat Terkabul?
Sebelum mengetahui bacaan dzikir dan doanya secara lengkap, mari pahami terlebih dahulu keutamaan mengerjakan sholat Tahajud. Beberapa kaum muslim mungkin beranggapan sholat Tahajud bisa menjadi amalan agar hajat terkabul. Benarkah demikian?
Di dalam buku 'Ngopi Bareng Ustaz' tulisan Amirulloh Syarbini, terdapat sebuah riwayat hadits yang menerangkan tentang keutamaan sholat Tahajud. Salah satunya mengenai sholat Tahajud sebagai waktu yang dianggap mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT. Melalui sebuah riwayat dituturkan:
"Akulah Raja. Akulah Raja. Barang siapa berdoa kepada-Ku, maka Aku mengabulkannya. Barang siapa meminta kepada-Ku, maka Aku mengabulkannya. Barang siapa meminta kepada-Ku, maka Aku memberinya. Barang siapa memohon ampun kepada-Ku, maka Aku mengampuninya.' Dan senantiasa demikian sampai fajar bersinar." (HR. Muslim)
Kemudian sholat Tahajud juga termasuk amalan yang mana setiap hamba paling dekat dengan Tuhan-Nya. Di dalam riwayat lain, dari Umar bin Abasah r.a. yang menyebutkan sabda Rasulullah SAW:
"Paling dekatnya Tuhan kepada hamba-Nya adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Bila engkau mampu menjadi orang yang berdzikir kepada Allah pada waktu itu, maka lakukanlah." (HR. Al-Hakim, Tirmidzi, An-Nasa'i, dan Ibnu Khuzaimah)
Sementara itu, menukil dari 'Buku Saku Dirasat Islamiyah: Madrasah Ibtidaiyah Nurul Huda' oleh KH Mahir M Soleh, Lc, dkk., di dalam Surat Al-Isra ayat 79, Allah SWT berfirman:
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا ٧٩
Wa minal-laili fa taḫajjad bihî nâfilatal laka 'asâ ay yab'atsaka rabbuka maqâmam maḫmûdâ.
Artinya: "Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."
Waktu Mustajab untuk Berdoa di Sepertiga Malam
Kemudian terdapat anggapan lain yang menyebut sepertiga malam adalah waktu yang dianggap mustajab untuk berdoa. Mengenai hal ini, terdapat juga hadits yang dapat dijadikan sebagai sandaran.
Menukil dari buku 'Doa 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak' yang ditulis oleh Ridwanul Hakim Subki, Allah SWT mencintai hamba-Nya yang berdoa untuk-Nya di sepertiga malam terakhir. Abu Hurairah r.a. menuturkan:
"Allah Tabaraka wataa'la turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu pada sepertiga malam terakhir seraya berfirman, 'Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya akan Aku kabulkan dan siapa yang meminta kepada-Ku niscaya akan Aku berikan dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hal senada juga dijelaskan dalam buku 'Amalan Pembuka Rezeki' tulisan Karya Haris Priyatna dan Lisdy Rahayu, yang menyebutkan adanya ayat suci Al-Quran tentang orang bertakwa yang berdoa kepada Allah SWT di waktu sepertiga malam. Sebagaimana Allah SWT berfirman di dalam Surat Adz-Dzariyat ayat 17-18:
كَانُوْا قَلِيْلًا مِّنَ الَّيْلِ مَا يَهْجَعُوْنَ ١٧ وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ ١٨
Kânû qalîlam minal-laili mâ yahja'ûn. Wa bil-as-ḫâri hum yastaghfirûn.
Artinya: "Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam; dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah)."
Bacaan Dzikir Setelah Sholat Tahajud
Setelah selesai menunaikan sholat fardhu, ada bacaan dzikir yang bisa diamalkan oleh setiap muslim. Seperti halnya diterangkan dalam buku 'Koleksi Lengkap Dzikir Pagi Petang' oleh Ustad Abdul Wahhab, berikut bacaan dzikir setelah sholat secara luas:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ (ثَلَاثًا). اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَاذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ.
Astaghfirullaahal 'azhiim (3x). Allaahumma antas salaam, wa minkas salaam, tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam.
Artinya: "Aku meminta ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau Pemberi keselamatan, dan dari-Mu ke-selamatan. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Pemilik keagungan dan kemuliaan."
Sama halnya dengan pengerjaan sholat lainnya, menutup ibadah Tahajud bisa dilakukan dengan berdzikir bacaan istighfar, tasbih, hamdalah, tahlil, sampai takbir. Untuk memudahkan berikut bacaan dzikir yang dimaksud.
1. Istighfar
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Astagfirullahal adziim.
Artinya: "Aku mohon ampun kepada Allah."
2. Tasbih
سُبْحَانَ اللهِ
Subhanallah
Artinya: "Maha Suci Allah."
3. Hamdalah
اَلْحَمْدُلِلهِ
Alhamdulillah.
Artinya: "Segala puji bagi Allah."
4. Tahlil
لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ
Laa ilaaha illallaah.
Artinya: "Tidak ada yang berhak disembah selain Allah."
5. Takbir
اَللهُ اَكْبَرْ
Allahu akbar.
Artinya: "Allah Maha Besar."
Doa Setelah Sholat Tahajud
Ada berbagai versi bacaan sholat Tahajud yang bisa diamalkan oleh kaum muslim. Salah satunya seperti diuraikan dalam buku 'Panduan Praktek Ibadah' tulisan H Yudi Irfan Daniel dan Shabri Shaleh Anwar, yang mana setelah sholat Tahajud, Rasulullah SAW senantiasa berdoa kepada Allah SWT. Adapun bacaan doa yang diamalkan oleh Rasulullah SAW setelah sholat Tahajud adalah sebagai berikut:
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ. أَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيُّوْمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ. وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ. وَبِكَ آمَنْتُ. وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ. وَبِكَ خَاصَمْتُ. وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ. وَمَا أَعْلَنْتُ. وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنِّي أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ. لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.
Bismillahirrohmanirrohim. Alhamdulillahi Robbil Alamin. Allahumma Sholli ala Sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa shohbihi ajma in. Allahumma lakal hamdu anta qoyyumus samawati wal ardhi waman fihinna, walakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi waman fihinna, walakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi waman fihinna, walakal hamdu antal haq, wa wa'dukal haq, wa liqo ukal haq, wa qoulukal haq, wal jannatu haq, wannaru haq, wa nabiyyuna haq, wa muhammadun shollalohu 'alaihi wa sallama haq, was sa atu haq. Allahumma laka aslamtu, wa bika amantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khosomtu, wa ilaika hakamtu, faghfirli ma qoddamtu, wama akhkhortu, wama asrortu, wama a'lantu, wama anta a'lamu bihi minni, antal muqoddimu wa antal muakhkhiru, la ilaha illa anta, wala haula wala quwwata illa billah. Wa shollalohu ala Sayyidina Muhammadin wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallam. Walhamdulillahi robbil `alamin
Artinya: "Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari-Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau".
Kemudian bisa dilajutkan dengan membaca doa keselamatan dunia dan akhirat. Satu di antaranya diambil dari ayat suci Al-Quran, Surat Al-Baqarah ayat 201 yang berbunyi:
وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارِ ٢٠١
Wa min-hum may yaqûlu rabbanâ âtinâ fid-dun-yâ ḫasanataw wa fil-âkhirati ḫasanataw wa qinâ 'adzâban-nâr.
Artinya: Di antara mereka ada juga yang berdoa, 'Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka'."
Dengan memahami bacaan dzikir dan doa setelah sholat Tahajud diharapkan dapat mendorong kaum muslim agar senantiasa mengisi sepertiga malamnya dengan amalan tersebut. Semoga informasi tadi membantu.
FAQ tentang Doa Setelah Sholat Tahajud
Apakah shalat Tahajud bisa membuat hajat terkabul?
Sholat Tahajud menjadi salah satu amalan yang dianjurkan karena dikerjakan pada waktu mustajab untuk berdoa, yakni malam terakhir. Banyak hadits yang menyebut Allah SWT mengabulkan doa hamba-Nya pada waktu tersebut, sehingga Tahajud sering dijadikan sarana permohonan hajat dengan penuh harap.
Kapan waktu terbaik mengerjakan sholat Tahajud agar doa lebih mustajab?
Waktu terbaik sholat Tahajud adalah pada paruh malam terakhir, yaitu setelah bangun tidur di malam hari hingga menjelang waktu Subuh. Pada saat inilah Allah SWT membuka pintu rahmat dan menerima doa hamba-Nya sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih.
Amalan apa yang dianjurkan setelah sholat Tahajud?
Usai sholat Tahajud, kaum muslim dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa. Bacaan doa setelah Tahajud untuk memohon ampunan, kebaikan dunia dan akhirat, dan menyampaikan hajat kepada Allah SWT.
(par/dil)











































