Menhub Dudy Susuri Rel KA Tinjau Dampak Banjir di Pekalongan

Menhub Dudy Susuri Rel KA Tinjau Dampak Banjir di Pekalongan

Robby Bernardi - detikJateng
Rabu, 21 Jan 2026 14:04 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau jalur rel kereta api yang tergenang banjir di wilayah Pekalongan, Rabu (21/1/2026).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau jalur rel kereta api yang tergenang banjir di wilayah Pekalongan, Rabu (21/1/2026). (Foto: Robby Bernardi/detikJateng)
Pekalongan -

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau jalur rel kereta api yang tergenang banjir di wilayah Pekalongan. Peninjauan dilakukan dengan menyusuri rel yang tergenang air sepanjang kurang lebih 600 meter di Kelurahan tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

"Siang ini kita melihat beberapa titik jalur kereta api yang tergenang. Ini bagian dari evaluasi pelaksanaan Nataru kemarin dan persiapan kita menghadapi Lebaran," ujar Dudy kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. "Kita harus memikirkan bagaimana mengatasi banjir yang saat ini intensitasnya lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini perlu antisipasi jangka pendek dan jangka panjang," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dudy menegaskan, penanganan banjir di jalur rel membutuhkan koordinasi lintas instansi, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kota, pemerintah provinsi, hingga kementerian dan lembaga terkait, khususnya yang menangani persoalan lingkungan dan sungai.

"Tidak mungkin PT KAI melakukan ini sendirian. Ada keterkaitan dengan pemerintah daerah dan instansi lain, terutama terkait permasalahan lingkungan dan sungai," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Terkait keterlambatan perjalanan kereta api, Dudy menjelaskan hal tersebut disebabkan oleh pembatasan kecepatan demi keselamatan perjalanan.

"Masih ada beberapa jalur dengan genangan air cukup tinggi. Demi keselamatan, kecepatan kereta dikurangi dan itu berdampak pada On Time Performance," katanya.

Menhub berharap perbaikan jalur dapat segera diselesaikan, dengan catatan curah hujan tidak kembali tinggi. "Kita lakukan secepatnya. Pelayanan kepada masyarakat adalah yang utama, namun keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas," tegasnya.

Sementara itu, terkait titik rawan bencana secara nasional, Dudy menyebut PT KAI telah memiliki peta titik rawan. Namun, kejadian banjir di Pekalongan menjadi bahan evaluasi baru.

"Ada titik-titik yang sebelumnya tidak diantisipasi, ternyata sekarang terjadi. Ini harus kita evaluasi dan antisipasi ke depan," pungkasnya.




(aku/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads