Salah satu ibadah sunnah yang dapat dipraktikkan setiap hari adalah sholat dhuha. Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang dilakukan saat matahari baru naik sepenggalan dan dapat dikerjakan dengan minimal 2 rakaat.
Dalam hadis riwayat Muslim yang dikutip dari buku Risalah Shalat Sunnah yang ditulis Syamsul Rijal Ahmad, disebutkan bahwa 2 rakaat dhuha memiliki nilai yang sama dengan amalan sedekah. Hadis-hadis lain juga menyebutkan keutamaan lain dari sholat dhuha bagi orang yang melaksanakannya, yaitu mendapatkan jaminan pengampunan dosa dan mendapatkan istana di surga.
Untuk menambah amalan dalam sholat dhuha, terdapat doa-doa tambahan yang dapat diamalkan setelah sholat dhuha. Simak dan catat doa-doa setelah sholat dhuha di bawah ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doa Setelah Sholat Dhuha dengan Lafadz Arab, Latin, dan Artinya
Menurut buku Penuntun Mengerjakan Shalat Dhuha yang disusun oleh Huriyah Huwaida, Rasulullah SAW diriwayatkan membaca doa berikut ini.
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الْغَفُوْرُ
Robbighfirlii watub 'alayya 'innaka antat tawwaabul ghofuur (dibaca 100 kali).
Artinya: "Ya Rabbi, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat dan Ampunan."
Selain zikir tersebut, terdapat doa lain yang dapat dipanjatkan setelah sholat dhuha. Berikut ini adalah bacaan doa setelah sholat dhuha yang dikutip dari buku Shalat Dhuha: Rezeki Gampang, Ibadah Tenang yang ditulis oleh Ustadz Imam Nur Suharno.
اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ
Allahumma innad-duha'a duha'uka wal baha'a baha'uka wal-jamala jamaluka wal-quwwata quwwatuka wal qudrata qudratuka wal-'ismata 'ismatuka. Allahumma inkana rizqi fissama'i fa'anzilhu wa inkana fil-ardhi faakhrijhu wainkana mu'assiran fayassirhu wa inkana haraman fathahhirhu wainkana ba'idan faqarribhu bihaqqi duha'ika wa baha'ika wajamalika waquwwatika waqudratika atinii ma ataita 'ibadakash-shalihiin.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku masih di atas langit maka turunkanlah, jika ada di dalam bumi maka keluarkanlah, jika sukar maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah, berkat waktu dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu. Limpahkanlah kepadaku karunia sebagaimana yang Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."
Selain doa tersebut, kita juga bisa memanjatkan doa-doa lainnya sesuai apa yang diharapkan. Semoga bermanfaat!
Artikel ini ditulis oleh Arum Sekar Pertiwi peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom
(par/afn)
