Rumah Makan Padang 'Widia Minang' di Kembaran Banyumas Kebakaran

Rumah Makan Padang 'Widia Minang' di Kembaran Banyumas Kebakaran

Anang Firmansyah - detikJateng
Selasa, 20 Jan 2026 09:41 WIB
Rumah Makan Padang Widia Minang di Kembaran Banyumas Kebakaran
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah makan padang di Desa Ledug RT 5 RW 5, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Selasa (20/1/2026). Foto: Dok Damkar Banyumas
Banyumas -

Sebuah rumah makan Padang di Desa Ledug RT 5 RW 5, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, terbakar pagi ini. Petugas bersama warga sempat bekerja keras untuk memadamkan api.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Banyumas, Andaru Budilaksono, mengatakan laporan kebakaran pertama kali diterima melalui call center. Petugas kemudian langsung diterjunkan ke lokasi.

"Begitu menerima laporan pukul 06.33 WIB, kami mengerahkan satu unit dari Pos Damkar Kembaran dan dua unit dari Damkar Induk menuju lokasi kejadian," kata Andaru dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (20/1/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 06.36 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan seluruhnya pada pukul 07.40 WIB. Andaru memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini," ujarnya.

Rumah makan Padang bernama Widia Minang tersebut diketahui milik Heri Suranto (59). Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Sudir, yang melihat adanya asap putih di area garasi dan dapur.

Petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah makan padang di Desa Ledug RT 5 RW 5, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Selasa (20/1/2026).Petugas berusaha memadamkan api yang membakar rumah makan padang di Desa Ledug RT 5 RW 5, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Selasa (20/1/2026). Foto: Dok Damkar Banyumas

"Pemilik rumah makan saat itu sedang berada di dalam rumah, lalu dikabari oleh Pak Sudir bahwa ada asap putih di area garasi dan dapur. Setelah dicek, api ternyata sudah menyala," jelas Andaru.

Melihat api mulai membesar, pemilik dan warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara gotong royong. Salah satu warga kemudian meneruskan laporan ke Damkar Banyumas.

"Warga sempat membantu memadamkan api sambil menunggu petugas datang. Setelah itu, tim kami langsung melakukan penanganan hingga api benar-benar padam," tambahnya.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Andaru juga belum dapat memastikan besaran kerugian akibat kejadian tersebut.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyidikan, dan untuk nilai kerugian masih belum bisa kami pastikan," pungkasnya.




(ahr/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads