Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian seorang pendaki bernama Yasid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu. Pencarian kali ini juga mengerahkan drone.
Upaya pencarian pencarian pada hari pertama yang melibatkan 120 tim SAR gabungan, belum membuahkan hasil. Pencarian kembali dilakukan pada hari kedua ini.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan, tim mulai dikerahkan pagi ini sekira pukul 07.00 WIB. Pencarian akan diperluas, dan dibantu dengan teknologi drone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan melakukan penurunan menggunakan alat vertikal. Pencarian akan dibantu dengan menggunakan drone milik Diskominfo," kata Hendro saat dihubungi detikJateng, Selasa (20/1/2026).
Dalam pencarian hari kedua ini, tim akan menyisir Pos bayangan sampai Nguncup, atau jalur Sungai sampai Mraten, dan kawasan Punggungan Pos 3.
"Kami juga akan melakukan pelacakan dengan Imei handphone, dan nomor handphone korban," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Yasid mendaki Bukit Mongkrang bersama tiga orang rekannya, yakni Cahya, Salman dan Riyan. Namun hingga Minggu (18/1) sekira pukul 11.30 WIB, tidak ada tanda-tanda korban sudah turun dari Bukit Mongkrang.
Dari hasil keterangan rekan-rekan korban, mereka mendaki sekira pukul 06.30, dan sampai puncak pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu, keempat orang itu turun bersama-sama.
"Mereka terpisah di atas Pos 3, dengan formasi pertama Salman, kedua Cahya, ketiga survivor, dan keempat Riyan. Salman dan Cahya menunggu kedua rekannya di basecamp, dan yang datang hanya Riyan di posisi barisan paling belakang. Karena itu mereka melaporkan ke petugas basecamp jika survivor belum kembali," kata Hendro, Senin (19/1).
Menindaklanjuti laporan itu, petugas basecamp melakukan pencarian kemarin sore hingga ke puncak namun hasilnya nihil. Pencarian kembali dilakukan sore hingga malam hari dengan membagi 3 Sru, namun korban belum ditemukan. Hingga pagi ini, pencarian besar-besaran dilakukan untuk menemukan korban.
Dihubungi terpisah, Camat Tawangmangu Eko Joko Widodo mengatakan, jalur pendakian Bukit Mongkrang ditutup sementara untuk memaksimalkan proses pencarian.
"Pendakian Bukit Mongkrang kami tutup sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Saat ini jajaran TNI, Polri, BPBD, Perhutani, Gabungan Relawan dan Basarnas masih melakukan proses pencarian terhadap salah satu survivor yang sebelumnya dilaporkan belum kembali," kata Joko.
(alg/afn)











































