Bupati Pati, Sudewo, terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Belum diketahui kasus apa yang membuatnya terjaring OTT.
1. KPK Gelar OTT di Pati
Dilansir detikNews, diketahui awalnya KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Namun, KPK belum mengungkap siapa saja yang terjaring OTT di Pati.
"Terkait dengan peristiwa tertangkap tangan di wilayah Pati ini berkaitan dengan perkaranya apa, konstruksinya seperti apa, pihak-pihak yang diamankan siapa saja, itu nanti kami akan sampaikan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan penerima uang sudah diamankan. Namun, Budi belum menjelaskan detail apa kasus yang memicu OTT tersebut.
"Ya di antaranya itu yang diamankan. Nanti kami akan update secara lebih lengkap lagi pihak-pihak yang diamankan siapa saja, terkait dengan peristiwanya menyoal soal apa itu juga nanti kami akan update kembali untuk yang Pati," ucap dia.
2. Sudewo Diperiksa Bareng Camat-Kades
Setelahnya, akun Instagram akun Instagram @Infodemakraya mengunggah narasi Sudewo diperiksa bersama kepala dinas, camat, hingga kepala desa.
"Bupati Pati Sudewo dikabarkan tengah menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pemeriksaan tersebut diduga berkaitan dengan kasus pengisian perangkat desa (perades) tahun 2024. Informasi ini beredar luas di berbagai grup pesan singkat WhatsApp dan langsung menyita perhatian publik. Dalam pesan yang beredar, disebutkan Sudewo masih menjalani pemeriksaan di Polres Kudus hingga Senin (19/1/2026) siang," tulis keterangan pada unggahan itu, dikutip detikJateng, Senin (19/1).
"Tak hanya Sudewo, Kepala Dispermades Pati Tri Haryama, Camat Jaken Tri Agung Setiawan, serta sejumlah kepala desa juga disebut ikut dimintai keterangan oleh penyidik. Namun, Camat Jaken diketahui menjalani pemeriksaan di lokasi berbeda, yakni di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang," sambung keterangan itu.
3. Pendopo Kabupaten Pati Sepi
Berdasarkan pantauan sore pukul 15.00 WIB, pendopo kabupaten sepi. Hanya terlihat kendaraan dinas Bupati Pati berpelat nomor K 1 A terparkir di depan Pendopo Kabupaten Pati.
Kepala Dinas Kominfo dan Informasi Kabupaten Pati, Sugiyono, saat dimintai konfirmasi mengenai kabar itu mengaku tidak tahu. Menurut dia, sesuai jadwal agenda, Bupati Pati Sudewo hari ini menghadiri Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia di Batam.
"Kami belum tahu. Dijadwalkan agenda kegiatan bapak Bupati rakornas APKASI di Batam," jelas Sugiyono saat dihubungi wartawan.
4. KPK Benarkan Sudewo Kena OTT
Jubir KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa dalam OTT tersebut, Sudewo diamankan.
"Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah saudara SDW (Sudewo)," papar Budi.
Selain belum membeberkan kasus apa yang menyeret Sudewo, Budi juga belum mengungkap siapa saja yang diamankan bersama sang bupati.
"Saat ini, yang bersangkutan sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh tim di Polres Kudus," kata dia.
Para pihak yang diamankan dalam OTT tersebut berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
5. Gerindra Jateng Tunggu Hasil Pemeriksaan
Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah (Jateng), Sudaryono, menyatakan partai menghormati proses hukum yang ditangani KPK. Ia juga berkata pihaknya menunggu hasil pemeriksaan.
"Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan secara resmi," kata Sudaryono dalam keterangan tertulisnya.
Sudaryono menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan tetap. Ia menilai, semua pihak perlu menahan diri dan tidak berspekulasi sebelum fakta hukum terungkap.
"Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Kita serahkan sepenuhnya kepada KPK untuk bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai aturan," tegasnya.
Baca juga: Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK |
Sudaryono menegaskan Partai Gerindra tetap berkomitmen mendukung upaya pemberantasan korupsi serta penegakan hukum yang berkeadilan. Sudaryono berharap proses hukum berjalan lancar tanpa adanya campur tangan pihak mana pun.
"Kami mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK demi menjaga kepercayaan publik dan marwah hukum di Indonesia," tambahnya.
Simak Video "Video KPK Tetapkan Bupati Pati Sudewo Tersangka Pemerasan Rp 2,6 M"
[Gambas:Video 20detik]
(apu/apu)
