Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), nama Bupati Pati Sudewo disebut sebagai salah satu pejabat yang tertangkap. Lantas, siapa itu Bupati Pati Sudewo? Berikut profil singkatnya.
Istilah OTT adalah akronim dari operasi tangkap tangan. Mengacu dari publikasi bertajuk 'Evaluasi Operasi Tangkap Tangan KPK' karya Rizky Oktavianto dan Norin Mustika Rahadiri Abheseka, operasi tangkap tangan atau yang lebih dikenal sebagai OTT adalah salah satu strategi yang dilakukan oleh KPK dalam menindak kasus korupsi. Operasi tangkap tangan di dalam bahasa Inggris disebut sebagai hand arrest operation.
Dengan adanya operasi tangkap tangan, dapat menjadi sebuah upaya dalam memberantas korupsi. Biasanya OTT ini melibatkan operasi rahasia atau silent operation. Meskipun begitu, strategi ini tetap dilakukan secara terstruktur agar dapat menangkap pelaku saat melakukan tindak korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Inilah yang membuat OTT KPK biasanya cukup mengejutkan publik. Terlebih sering kali melibatkan nama-nama pejabat yang memiliki jabatan tingkat tinggi. Termasuk Bupati Pati Sudewo yang diduga termasuk ke dalam daftar OTT KPK. Untuk lebih jelasnya, simak informasinya.
Point Utamanya:
- Sudewo, ST, MT adalah Bupati Pati periode 2025-2029 yang dilantik pada 20 Februari 2025 bersama Wakil Bupati Risma Ardhi Chandra, dengan latar belakang pendidikan teknik hingga jenjang magister.
- Karier Sudewo dimulai dari wiraswasta, honorer, hingga PNS di bidang pekerjaan umum, sebelum terjun ke politik melalui Partai Gerindra dan menjabat sebagai anggota DPR RI dua periode.
- Namanya menjadi sorotan publik setelah dugaan terjaring OTT KPK pada Januari 2026 di tengah rekam jejak kebijakan cukup menyita perhatian seperti kenaikan PBB-P2 hingga sekitar 250% pada pertengahan tahun 2025 lalu di Kabupaten Pati.
Siapa Itu Bupati Pati Sudewo?
Sudewo, ST, MT saat ini menjabat sebagai Bupati Pati. Mengutip dari laman Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati, pelantikan Sudewo, ST, MT sebagai Bupati Pati dilakukan pada 20 Februari 2025. Bersama dengan Risma Ardhi Chandra selaku Wakil Bupati, keduanya menjadi kepala daerah Kabupaten Pati.
Dilansir detikNews, OTT KPK resmi digelar di Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada hari ini Senin (19/1/2026). Terdapat salah satu pejabat yang resmi diamankan karena telah terjaring OTT yang digelar oleh KPK.
"Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangkap di Pati adalah saudara SDW (Sudewo)," jelas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan resminya.
Kendati sudah diamankan, pihak KPK belum memberikan detail tentang barang bukti maupun kasus yang melibatkan Bupati Pati, Sudewo. Pihak KPK hingga kini masih menetepkan status terperiksa kepada Bupati Pati Sudewo.
Butuh waktu 1x24 jam bagi KPK untuk bisa secara resmi memberikan status hukum bagi terperiksa. Inilah yang membuat sosok Bupati Pati Sudewo saat ini tengah menjadi sorotan publik.
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Sudewo adalah pejabat publik yang kini mengemban posisi sebagai Bupati Pati. Sejak awal tahun 2025, dirinya melaksanakan tugas sebagai kepala daerah untuk Kabupaten Pati.
Apabila mengacu dari laman Fraksi Gerindra, Sudewo lahir pada 11 Oktober 1968. Artinya, pada tahun 2026 ini Sudewo akan memasuki usia yang ke-58 tahun.
Sebagai kepala daerah Kabupaten Pati, nama Sudewo pernah menjadi sorotan publik berkat kebijakan yang diambilnya. Berdasarkan arsip detikJateng, pada pertengahan tahun 2025 lalu Sudewo menyepakati penyesuaian tarif PBB-P2 sebesar kurang-lebih 250%. Hal ini menyusul belum dilakukannya kenaikan PBB selama 14 tahun lamanya.
Kenaikan PBB hingga sekitar 250% di Pati dilakukan guna mendukung percepatan pembangunan. Namun demikian, tidak sedikit masyarakat yang pada saat itu menyatakan penolakan terhadap kebijakan yang diambil olehnya. Bahkan ada sebagian masyarakat yang turun ke jalan untuk melakukan aksi demo buntut dari penolakan kebijakan rencana kenaikan PBB di wilayah tersebut.
Meskipun begitu, melalui sejumlah unggahan di Instagram pribadinya @sudewoofficial, Bupati Pati Sudewo secara berkala membagikan kesehariannya sebagai pejabat daerah. Tidak hanya turun ke lapangan untuk menemui warganya, Bupati Sudewo juga kerap mengunggah momen saat dirinya bertemu dengan pejabat penting lainnya.
Riwayat Pendidikan Bupati Pati Sudewo
Sudewo telah berhasil menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Magister atau S-2. Masih mengacu dari sumber yang sama, Sudewo adalah alumni universitas yang ada di Jawa Tengah. Tepatnya dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang. Untuk lebih jelasnya, berikut riwayat pendidikan Sudewo:
- SMA Negeri 1 Pati (tahun 1985-1988)
- Sarjana Teknik Sipil di Universitas Sebelas Maret (lulus tahun 1993)
- Magister Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro (lulus tahun 2001)
Bagaimana Perjalanan Karier Bupati Pati Sudewo?
Sebelum berhasil meraih jabatan tinggi sebagai seorang kepala daerah, Sudewo ternyata pernah meniti karier dari bawah. Masih dikutip dari laman Fraksi Gerindra, perjalanan karier Sudewo dimulai sebagai wiraswasta, karyawan, hingga Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Sebelumnya, Sudewo pernah bekerja di Jaya Construction. Kemudian beralih profesi sebagai honorer di PU Kanwil Provinsi Bali dan PU Proyek Peningkatan Jalan dan Jembatan Provinsi Bali.
Setelah melalui profesi sebagai honorer, Sudewo diangkat menjadi PNS di Dinas PU Pemda Kabupaten Karanganyar, PU Kanwil Provinsi Jawa Timur, dan PU Proyek Peningkatan Jalan dan Jembatan Provinsi Bali.
Sementara itu, dilansir Antara, sebagai honorer yang terlibat dalam berbagai proyek peningkatan jalan dan jembatan di Bali pada era tahun 1994-1995, nama Sudewo mulai dikenal. Ia pun akhirnya diangkat sebagai CPNS di proyek tersebut, sekitar tahun 1996-1997.
Beberapa tahun kemudian, Sudewo secara resmi menyandang status sebagai PNS di Jawa Timur hingga tahun 1999. Kemudian berakhir bertugas di Jawa Tengah pada tahun 1999-2006.
Tidak hanya menjabat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) saja, Sudewo tertarik melebarkan kariernya di bidang politik. Tepatnya di tahun 2002 yang mana dirinya mencalonkan diri sebagai kepala daerah di Karanganyar.
Namun, karena kalah dalam perolehan suara, Sudewo gagal terpilih. Meskipun sempat mengalami kegagalan, Sudewo tidak begitu saja menyerah. Dirinya memutuskan bergantung ke Partai Gerindra.
Selama bergabung dengan Gerindra, Sudewo cukup aktif dan menjabat berhasil posisi strategis. Berkat proses inilah Sudewo akhirnya mendapatkan perhatian di kancah politik. Salah satu pencapaian karier terbesar di dunia politik adalah terpilihnya ia sebagai Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk dua periode berbeda, yaitu tahun 2009-2013 dan 2019-2024.
Sosoknya juga dikenal cukup dekat dengan Ketua Umum Partai Gerindra, yaitu Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Presiden RI. Hingga di tahun 2025 kemarin, Sudewo berhasil meraih puncak karier gemilang dengan terpilih sebagai Bupati Pati untuk periode tahun 2025-2029.
Meskipun belum ada satu tahun menjabat, Sudewo baru-baru ini justru diduga telah terjaring OTT KPK. Inilah yang membuat sosoknya tengah menarik sorotan publik, tidak hanya masyarakat Kabupaten Pati saja, tapi juga lebih luas lagi.
Demikian tadi profil Bupati Pati Sudewo secara singkat yang diduga tertangkap OTT KPK. Semoga informasi ini membantu, ya.
(anm/dil)











































