Banjir Surut, Rel Kereta Api Pekalongan-Sragi Bisa Dilewati Lagi

Banjir Surut, Rel Kereta Api Pekalongan-Sragi Bisa Dilewati Lagi

Robby Bernardi - detikJateng
Senin, 19 Jan 2026 15:47 WIB
Banjir Surut, Rel Kereta Api Pekalongan-Sragi Bisa Dilewati Lagi
Jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan-Sragi, Senin (19/1/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Pekalongan -

Genangan air yang merendam jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan-Sragi kini sudah surut. Kereta api sudah bisa melintas lagi dengan pembatasan kecepatan.

"Jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan-Sragi yang sejak tiga hari lalu terendam banjir kini sudah dapat dilewati kereta api, namun masih dengan pembatasan kecepatan sambil kami melakukan proses normalisasi secara bertahap," kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, saat ditemui di lokasi normalisasi jalur, Senin (19/1/2026) sore.

Luqman mengatakan, genangan air di petak jalan tersebut telah surut, dan ketinggian airnya kini berada di bawah kepala rel. Saat ini kereta api diperbolehkan melintas dengan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam dan dalam pengawasan petugas prasarana di lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan–Sragi, Senin (19/1/2026).Jalur kereta api antara Stasiun Pekalongan–Sragi, Senin (19/1/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng

Untuk mempercepat pemulihan kondisi jalur, KAI Daop 4 Semarang mengerahkan Kereta Perawatan Jalan Rel (KPJR). Upaya normalisasi yang dilakukan meliputi peninggian tubuh badan rel, pemadatan batu balas, serta penguatan pondasi rel agar kembali aman dan stabil.

"Petugas kami juga melakukan pemeriksaan secara manual untuk memastikan geometri rel, baik dari sisi ketinggian, kelurusan, kemiringan, maupun kestabilannya, sudah sesuai standar teknis," ujar Luqman.

ADVERTISEMENT

KAI juga mengerahkan alat berat berupa ekskavator untuk mendukung proses perbaikan di lokasi terdampak, tepatnya di kilometer 88 hingga 90.

Luqman memastikan tidak ada lagi pembatalan perjalanan kereta api mulai sore ini di wilayah tersebut. Meski begitu, akibat adanya pembatasan kecepatan, waktu tempuh kereta api diperkirakan bertambah sekitar satu hingga dua menit saat melintasi jalur terdampak.

"Secara umum perjalanan kereta api sudah kembali normal. Tidak ada pembatalan ataupun perubahan pola operasi seperti sebelumnya, hanya ada pembatasan kecepatan sementara," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat genangan air sejak Jumat (16/1) hingga Senin (19/1), tercatat sebanyak 108 perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan, dan 31 perjalanan lainnya harus dialihkan rutenya dan mengalami keterlambatan. Selama periode tersebut, KAI Daop 4 Semarang melayani 10.985 pelanggan yang terdampak dan melakukan pembatalan tiket.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. KAI berkomitmen untuk terus mempercepat proses normalisasi jalur dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan," kata Luqman.

KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau masyarakat dan pelanggan kereta api untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI, media sosial, serta Contact Center 121 seiring perkembangan penanganan di lapangan.




(dil/ams)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads