Sholat Sunnah Malam 27 Rajab: Niat, Tata Cara, Hukum dan Waktu Mengerjakannya

Sholat Sunnah Malam 27 Rajab: Niat, Tata Cara, Hukum dan Waktu Mengerjakannya

Anindya Milagsita - detikJateng
Kamis, 15 Jan 2026 17:00 WIB
Sholat Sunnah Malam
Sholat sunnah malam 27 Rajab. (Foto: Michael Burrows/Pexels)
Solo -

Pada penghujung bulan Rajab tahun ini, ada sebuah amalan sunnah yang senantiasa dikerjakan oleh sebagian kalangan muslim, yaitu sholat sunnah malam 27 Rajab. Sebelum menunaikannya hari ini, mari simak panduan sholat sunnah di malam 27 Rajab.

Menukil dari buku '12 Bulan Mulia - Amalan Sepanjang Tahun' tulisan Abdurrahman Ahmad As-Sirbuny, 27 Rajab diyakini oleh sebagian alim ulama sebagai waktu yang penuh kemuliaan. Sebab, di tanggal 27 Rajab inilah peristiwa Isra Miraj berlangsung.

Sebagaimana diketahui, Isra Miraj adalah peristiwa yang penuh dengan mukjizat dan luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. Melalui Isra Miraj, Nabi Muhammad SAW berkesempatan menyaksikan kebesaran Allah SWT. Bahkan Allah SWT memberikan kemuliaan bagi Rasulullah SAW berupa wahyu untuk mengerjakan sholat lima waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak heran, tanggal 27 Rajab senantiasa dimaknai oleh kaum muslim dengan mengerjakan berbagai amalan baik. Salah satunya di malam 27 Rajab dengan mengerjakan sholat sunnah. Untuk lebih jelasnya, berikut panduan mengerjakan sholat sunnah malam 27 Rajab.

Poin Utamanya:

ADVERTISEMENT
  • Waktu sholat sunnah malam 27 Rajab dimulai sejak Maghrib pada malam sebelumnya, karena pergantian hari dalam kalender Hijriah terjadi saat matahari terbenam. Untuk tahun 1447 H, malam 27 Rajab jatuh pada Kamis, 15 Januari 2026 setelah Maghrib.
  • Sholat sunnah dapat dikerjakan setelah Maghrib atau Isya, dengan tetap mengutamakan sholat fardhu terlebih dahulu. Amalan ini biasanya diniatkan sebagai shalat sunnah mutlak, karena tidak terikat sebab dan waktu khusus menurut sebagian ulama.
  • Hukum pengerjaannya diperselisihkan ulama: ada yang meyakini sebagai amalan sunnah berdasarkan riwayat tertentu, namun ada pula yang menilai tidak memiliki dalil shahih khusus. Oleh karena itu, pelaksanaannya dikembalikan pada keyakinan masing-masing, dengan tetap menjaga adab ibadah dan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kapan Waktu Mengerjakan Sholat Sunnah Malam 27 Rajab?

Seperti namanya, sejumlah kalangan muslim meyakini sholat sunnah malam 27 Rajab merupakan amalan yang bisa dikerjakan pada malam datangnya 27 Rajab yang dipercaya sebagai waktu peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad SAW berlangsung. Kendati begitu, perlu dipahami malam 27 Rajab berbeda hari dengan tanggal 27 Rajab itu sendiri.

Sebab, di dalam penanggalan Hijriah atau Islam pergantian hari terjadi di waktu matahari terbenam atau Maghrib. Hal ini tentu berbeda dengan tahun Masehi, yang mana hari berganti pada tengah malam atau pukul 00.00 waktu setempat.

Salah satu cara yang mudah untuk menandai malam 27 Rajab adalah dengan mengacu pada kalender Hijriah, salah satunya yang telah diterbitkan oleh Kementerian Agama RI. Kalender Hijriah 2026 tersebut menunjukkan tanggal 27 Rajab 1447 H jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026.

Dengan begitu, malamnya sudah berlangsung pada hari sebelumnya, yaitu 26 Rajab 1447 H atau Kamis, 15 Januari 2026. Tepatnya saat matahari terbenam atau waktu Maghrib tiba. Sebagai panduan, berikut uraian jadwalnya:

  • Tanggal 27 Rajab 1447 H: Jumat, 16 Januari 2026
  • Malam 27 Rajab 1447 H: Kamis, 15 Januari 2026 di saat matahari terbenam atau Maghrib

Lebih lanjut, menukil buku 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet' tulisan Ibnu Watiniyah, waktu pengerjaan sholat malam 27 Rajab adalah setelah sholat Maghrib atau Isya. Hal yang perlu diperhatikan adalah kaum muslim perlu mengutamakan sholat fardhu terlebih dahulu, baru mengerjakan sholat sunnah ini.

Hukum Mengerjakan Sholat Sunnah Malam 27 Rajab

Mengingat sholat malam 27 Rajab termasuk amalan yang dikhususkan pada waktu-waktu tertentu, maka tidak sedikit muslim yang penasaran soal hukum pengerjaannya. Mengenai hal ini, ada perbedaan pandangan di kalangan ulama tentang pengerjaan sholat sunnah malam 27 Rajab.

Ada yang menganjurkannya sebagai amalan sunnah, tapi tidak sedikit juga yang menyebut tidak ada dalil shahih terkait hal tersebut. Pandangan yang meyakini sholat sunnah malam 27 Rajab bukan termasuk ibadah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW salah satunya dijelaskan dalam buku 'Tirulah Puasa Nabi: Resep Ilahi agar Sehat Ruhani-Jasmani' tulisan Yusuf Qardhawi, yang menerangkan tidak ada dalil shahih untuk mengistimewakan malam 27 Rajab dengan amalan sunnah yang khusus.

Mengingat, keyakinan Isra Miraj terjadi di malam 27 Rajab masih cukup diperdebatkan hingga saat ini. Oleh karenanya, sholat sunnah malam 27 Rajab bukan termasuk ibadah yang dianjurkan sesuai sunnah Rasulullah SAW.

Sebaliknya, ada juga yang meyakini sholat malam 27 Rajab termasuk amalan yang dianjurkan. Seperti halnya dijelaskan dalam 'Nasihat Langit Penenteram Jiwa - Buku 2: Menjalankan Amalan Wajib-Sunah dan Meraih Fadhilahnya' karya Syaikh ash-Shafuri, ada khabar yang marfu' menyebut:

"Barangsiapa mengerjakan sholat dua rakaat pada malam ke-27 bulan Rajab, lalu di setiap rakaat dia membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas 20 kali, dan setelah selesai sholat dia membaca sholawat kepada Nabi sepuluh kali, kemudian dia membaca doa, 'Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadamu, dengan kesaksian rahasia-rahasia para pencinta dan dengan khalwat yang Engkau khususkan kepada Tuan Para Utusan (yakni Nabi Muhammad SAW) saat Engkau perjalankan beliau pada malam ke-27 Rajab, agar Engkau mengasihi hatiku yang bersedih dan mengabulkan doaku, wahai yang Maha Dermawan, maka sungguh Allah akan mengabulkan doanya, mengharap akan doanya, dan menghidupnya hatinya di saat banyak yang mati."

Mengingat hukum pengerjaan sholat malam 27 Rajab memiliki pandangan berbeda di kalangan ulama, maka kaum muslim dapat berlandaskan pada apa yang diyakininya. Wallahu a'lam.

Bagaimana Bacaan Niat Sholat Sunnah Malam 27 Rajab?

Bagi seorang muslim yang hendak menghidupkan malam 27 Rajab dengan mengerjakan sholat sunnah, terlebih dahulu awali dengan bacaan niat. Masih menukil dari buku yang sama, yaitu 'Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet', sholat sunnah malam 27 Rajab bisa dilakukan dengan meniatkannya sholat sunnah Mutlak. Sebab, sholat sunnah Mutlak adalah amalan ibadah yang tidak terpaku oleh waktu atau sebab tertentu.

Seperti halnya dijelaskan dalam buku 'Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah)' tulisan Saiful Hadi El Sutha, sholat sunnah Mutlak adalah sholat sunnah yang bisa dikerjakan kapan saja, kecuali waktu-waktu yang dilarang. Sholat sunnah Mutlak dapat diniatkan semata-mata agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sholat sunnah Mutlak bisa dikerjakan dalam rakaat yang tidak terbatas, tapi setiap dua rakaat satu kali salam. Sebelum mengamalkannya, berikut niat sholat Mutlak yang bisa dibaca:

أُصَلِّي سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى.

Ushallii sunnatan rak'ataini lillaahi Ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan sholat sunnah dua raka'at semata-mata karena Allah Ta'ala."

Cara Sholat Sunnah Malam 27 Rajab

Tata cara sholat sunnah malam 27 Rajab memiliki gerakan dan bacaan yang sama seperti halnya sholat fardhu maupun sunnah lainnya. Hal yang membedakan adalah bacaan niat dan surat pendek yang dianjurkan di dalamnya.

Masih mengacu dari buku ''Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet', setelah selesai membaca Surat Al-Fatihah, kaum muslim dapat melanjutkannya dengan Surat Al-Ikhlas sebanyak satu kali bacaan. Kemudian di rakaat berikutnya juga dapat diisi dengan bacaan yang serupa. Sebagai gambaran, berikut tata cara sholat sunnah Mutlak untuk dikerjakan di malam 27 Rajab:

  1. Membaca niat sholat Mutlak bersamaan dengan takbiratul ihram.
  2. Membaca doa iftitah.
  3. Membaca ta'awwudz.
  4. Membaca Surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan surat apa saja yang ada di dalam Al-Quran, salah satunya Al-Ikhlas seperti yang dianjurkan.
  5. Rukuk dengan tuma'ninah sambil membaca tasbih.
  6. I'tidal dengan tuma'ninah sambil membaca doa i'tidal.
  7. Sujud pertama dengan tuma'ninah sambil membaca tasbih.
  8. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah sambil membaca doa duduk di antara dua sujud.
  9. Sujud kedua dengan tuma'ninah sambil membaca tasbih.
  10. Setelah itu, bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
  11. Membaca Surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan surat apa saja yang ada di dalam Al-Quran, salah satunya kembali membaca Surat Al-Ikhlas.
  12. Rukuk dengan tuma'ninah sambil membaca tasbih.
  13. I'tidal dengan tuma'ninah sambil membaca doa i'tidal.
  14. Sujud pertama dengan tuma'ninah sambil membaca tasbih.
  15. Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah sambil membaca doa duduk di antara dua sujud.
  16. Sujud kedua dengan tuma'ninah sambil membaca tasbih.
  17. Tasyahud atau tahiyat akhir dengan membaca doa tasyahud atau tahiyat akhir.
  18. Akhiri sholat dengan dua kali salam.

Memahami panduan mengerjakan sholat sunnah malam 27 Rajab diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi kaum muslim untuk mengerjakannya pada hari ini. Semoga informasi tadi membantu.

FAQ

1. Apakah sholat sunnah malam 27 Rajab wajib atau dianjurkan?

Sholat sunnah malam 27 Rajab tidak bersifat wajib. Amalan ini dipandang sebagai sunnah oleh sebagian ulama, sementara sebagian lainnya menilai tidak ada dalil shahih khusus yang mewajibkan atau mengikatnya, sehingga pelaksanaannya bersifat pilihan.

2. Berapa rakaat sholat malam 27 Rajab?

Sholat sunnah malam 27 Rajab dapat dikerjakan setelah sholat Maghrib atau Isya. Amalan ini bisa dikerjakan dengan meniatkan sholat sunnah mutlak tanpa adanya batas rakaat, tapi dengan setiap dua rakaat satu kali salam.

3. Apakah ada bacaan khusus dalam sholat sunnah malam 27 Rajab?

Tidak ada bacaan wajib yang ditetapkan secara mutlak. Namun, sebagian riwayat menyebutkan membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan Surat Al-Ikhlas dalam setiap rakaat, serta memperbanyak sholawat setelah sholat.



(sto/sto)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads