Video seorang pria menabrakkan diri ke mobil feeder Trans Semarang viral di media sosial. Aksi itu disebut sudah dua kali dilakukan pria dalam video.
Video tersebut viral usai diunggah akun Instagram @infokejadiangenuk. Tampak feeder tengah melintas seperti biasa di Jalan Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang.
Namun tiba-tiba tampak seorang pria berjalan yang semula berdiri di media jalan langsung berlari ke arah feeder yang masih berjalan, dan melompat hingga tertabrak. Sopir feeder pun berteriak kaget dan menghentikan mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum diketahui Motifnya. Info awal Penyebrang menabrakan ke mobil Trans 2 kali yg pertama mobil Trans lewat mengenai samping," tulis akun @infokejadiangenuk, seperti dilihat detikJateng, Minggu (11/1/2026).
"Penyebrang ndak apa2 terus menepi di median jalan terus ada mobil Trans ke dua lewat menabrakan lagi kena depan," lanjut unggahan tersebut.
Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Genuk, AKP Rismanto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan, peristiwa terjadi tepatnya di depan Nasmoco, sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi.
"(Motifnya?) Kita belum tahu. Kalau tertangkap di CCTV itu kan si penyeberang jalan ini menabrakkan diri ke Trans Bus sebelah kiri, terus menabrakkan lagi ke trans yang kedua," kata Rismanto saat dihubungi detikJateng.
"Dua kali dia menabrakkan diri, yang pertama menabrakkan sendiri. (Masih bisa bangkit?) Bisa, terus dia jalan lagi ke median jalan terus tabrakan lagi ke trans," lanjutnya.
Ia menyebut pria itu hanya mengalami luka dan kini tengah dirawat di rumah sakit dan belum dimintai keterangan.
"Masih dirawat di RSI Sultan Agung Semarang, korban tidak membawa identitas diri," ungkapnya.
Usai pria itu menabrakkan diri, feeder Trans Semarang lantas berhenti. Para penumpang dipindahkan ke armada lainnya.
"Nanti kita limpahkan ke Polrestabes Semarang, karena kan Laka Lantas yang nanganin unit Laka Polrestabes Semarang," tuturnya.
Ia pun mengimbau warga untuk lebih berhati-hati di jalan raya. Terlebih kondisi di Jalan Kaligawe disebut cukup padat, sehingga penyeberang harus menengok kanan-kiri.
"Karena kita belum tahu motifnya apa, kalau memang benar-benar menabrakkan diri atau kondisi seperti apa kita juga belum tahu," jelasnya.
(apl/apl)











































