Doa Malam Nisfu Syaban: Arab, Latin, dan Artinya

Doa Malam Nisfu Syaban: Arab, Latin, dan Artinya

Anindya Milagsita - detikJateng
Rabu, 07 Jan 2026 12:54 WIB
Doa Malam Nisfu Syaban: Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi berdoa di malam nisfu syaban. Foto: Mohamed Hassan/Pixabay
Solo -

Dalam waktu dekat malam Nisfu Syaban tiba, sehingga kaum muslim bisa mengisinya dengan bacaan doa. Untuk menghidupkan malam penuh pengampunan dari Allah SWT ini, berikut bacaan doa malam Nisfu Syaban sebagai panduan bagi umat Islam.

Malam Nisfu Syaban adalah waktu mendekati pertengahan bulan Syaban yang terjadi di malam tanggal 15 Syaban. Bagi sebagian kalangan muslim malam Nisfu Syaban menyimpan berbagai keutamaan, sehingga tidak sedikit orang yang berlomba-lomba menghidupkannya dengan amalan baik.

Termasuk banyak-banyak berdoa di malam Nisfu Syaban. Keutamaan malam Nisfu Syaban salah satunya telah diterangkan dalam sebuah riwayat hadits. Menukil dari buku 'Ensiklopedia Islam: Mengenal Hujjatul Islam Hingga Mengenal Mukimin Jawi' tulisan Hafidz Muftisany, Mu'adz bin Jabal r.a meriwayatkan Rasulullah SAW pernah bersabda:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada malam Nisfu Syaban Allah SWT memperhatikan seluruh makhluk-Nya. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR. Thabrani, Drauquthni, Baihaqi, dan Ibnu Hibban)

Oleh karena itu, kaum muslim dapat menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan melakukan amalan baik, termasuk berdoa yang semata-mata ditujukan kepada Allah SWT. Berikut bacaan doa malam Nisfu Syaban.

ADVERTISEMENT

Poin Utamanya:

  • Malam Nisfu Syaban berlangsung pada Selasa, 2 Februari 2026 dimulai sejak waktu Maghrib , karena pergantian hari dalam kalender Hijriah terjadi saat matahari terbenam.
  • Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, termasuk doa memohon keberkahan bulan Rajab, Syaban, dan Ramadhan dengan bacaan, "Allahumma baarik lanaa fii rajab wa sya'ban wa ballighna ramadhana" dan doa versi panjang yang berisikan permohonan kepada Allah SWT.
  • Malam Nisfu Syaban disebut sebagai waktu pengampunan Allah SWT terbuka luas, sehingga dapat diisi dengan melakukan berbagai amalan baik.

Kapan Malam Nisfu Syaban Tiba?

Sebelum mengetahui bacaan doanya, terlebih dahulu penting bagi kaum muslim untuk mengetahui kapan malam Nisfu Syaban itu tiba. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, malam Nisfu Syaban terjadi di malam pertengahan bulan Syaban atau malam tanggal 15 Syaban.

Berbeda halnya dengan pergantian hari di penanggalan Masehi yang mana terjadi di tengah malam atau pukul 00.00, kalender Hijriah atau Islam punya perhitungan tersendiri. Mengacu dari buku karya Prof Dr H Faisal Ismail, MA yang berjudul 'Islam Yang Produktif: Titik Temu Visi Keumatan dan Kebangsaan', pergantian hari pada tahun Hijriah terjadi di waktu matahari terbenam atau Maghrib.

Sebab, hitungan tahun kalender Hijriah atau Islam berdasarkan peredaran bulan. Lain halnya dengan penanggalan Masehi yang didasarkan pada peredaran matahari. Oleh karenanya, malam Nisfu Syaban sudah akan berlangsung di tanggal 14 Syaban, tepatnya setelah matahari terbenam atau Maghrib tiba.

Menurut Kalender Hijriah resmi Kementerian Agama, tanggal 14 Syaban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 2 Februari 2026. Artinya, saat matahari terbenam atau Maghrib tiba di waktu tersebut, malam Nisfu Syaban akan berlangsung. Berikut rincian jadwalnya agar kaum muslim tidak ketinggalan melakukan berbagai amal baik:

Malam Nisfu Syaban: 14 Syaban 1447 H atau Selasa, 2 Februari 2026 (saat matahari terbenam atau Maghrib)

Bacaan Doa Malam Nisfu Syaban

Ada berbagai versi bacaan doa yang bisa dibaca di malam Nisfu Syaban. Salah satunya doa yang dibaca oleh Rasulullah SAW saat menyambut datangnya bulan Rajab. Di dalam doa ini, beliau turut memohon kepada Allah SWT agar diberikan keberkahan di bulan Syaban dan Ramadhan.

Ini dikarenakan kehadiran bulan Rajab, Syaban, dan Ramadhan berlangsung secara berturut-turut. Dimulai dari bulan Rajab, lalu dilanjutkan ke Syaban dan akhirnya Ramadhan sebagai bulan suci yang dinanti-nantikan oleh umat Islam.

Dinukil dari buku 'Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya'ban' tulisan Dra Udji Asiyah, MSi, terdapat sebuah doa yang diamalkan oleh Rasulullah untuk memohon keberkahan di bulan Syaban. Diriwayatkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ

Artinya: "Dari Anas bin Malik berkata, bahwa Rasulullah SAW jika masuk bulan Rajab, dia berkata: 'Allahumma barik lanaa fii Rajaba wa Syaban wa barik lanaa fii Ramadhan' (Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan)" (HR. Ahmad Nomor 2228).

Nah, bagi kaum muslim yang hendak mengamalkan doa yang dimaksud dalam hadits tersebut, berikut bacaan lengkapnya:

Arab: اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin: Allahumma baarik lanaa fii rajab wa sya'ban wa ballighna ramadhana.

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan."

Ada juga versi bacaan doa malam Nisfu Syaban yang lebih panjang. Menurut buku 'Doa-Doa Pilihan Pembuka Aura' karya Nabila Charisty, malam Nisfu Syaban bisa dihidupkan dengan membaca Surat Yasin dan banyak-banyak berdoa kepada Allah SWT. Salah satunya membaca doa berikut:

Arab: اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهَرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِينَ وَأَمَانَ الْخَائِفِينَ. أَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُودًا أَوْ مُقْتَرًا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِي أُمَ الْكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِي وَاقْتِتَارِ رِزْقِي وَأَثْبِتُنِي عِنْدَكَ فِي أَمِ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوقًا مُوَفَقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ إِلْهِيَ بِالتَّجَلِي الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ اصْرِفْ عَنِّي مِنَ الْبَلَاءِ مَا أَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ وَأَنتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. آمِينَ

Latin: Allahumma yā dzal manni wa lā yumannu alaika ya dzal jalāli wal ikrām, Yā dzath thauli wal in'ām lā ilāha illa anta, zhaharal lājīn, wa jāral mustajīrīn, wa amānul khā ifin.
Allahumma in kunta katabtanī indaka fi ummil kitābi syaqiyyan aw mahrūman aw mathrūdan aw muqtarran alayya fir rizqi famhu. Allahumma bi fadllika fi ummil kitābi syaqawatī wa hirmānī wa thardī waqtitāri rizqī wa ats-bitnī indaka fi ummil kitābi sa'idan marzūqan muwaffaqal lil khairat. Fa innaka qulta wa qaulukal haqqu fi kitābikal munazzali 'alaa nabiyyikal mursali, yamhullāhuma yasyā'u wa yutsbitu wa indahū ummul kitābi.
Ilāhī bittajallil a`dhami fi lailatin nishfi min syahri sya'bānil mukarramillatī yufraqu fihā kullu amrin hakīm wa yubram ishrif annī minal balā `i mã a'lamu wa mā lā a'lam wa anta allāmul ghuyūbi birahmatika yā arhamar rahimīn. Wa sallallahu 'ala sayyidinā Muhammadiw wa 'alā ālihī wa sahbihi wa sallama.

Artinya: "Ya Allah, Tuhanku, wahai Yang Maha Pemberi dan tidak ada yang memberi anugerah kepada-Mu, wahai Yang Maha Agung dan Maha Mulia, wahai Yang Memiliki Kekuasaan dan memberikan nikmat, tiada Tuhan selain Engkau, tempat berlindung bagi yang mengungsi dan yang takut.
Ya Allah, jika Engkau telah menetapkan aku dalam Lauh Mahfuz sebagai orang yang celaka, terhalang, terusir, atau rezekinya sempit, hapuslah. Berkat karunia-Mu, jadikan aku orang yang berbahagia, rezekinya luas, dan sukses dalam segala kebaikan. Sesungguhnya firman-Mu adalah benar dan tertulis dalam kitab-Mu yang diturunkan melalui para nabi-Mu.
Ya Tuhanku, dengan penampilan-Mu yang Maha Agung di malam pertengahan Sya'ban ini, tetapkan segala urusan dengan kebijaksanaan, lindungilah aku dari semua bencana yang aku ketahui maupun tidak aku ketahui. Engkau Maha Mengetahui segala yang gaib.
Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada Nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan sahabatnya, serta memberikan keselamatan kepada mereka."

Keutamaan Membaca Doa Malam Nisfu Syaban

Sebagai sebuah amalan sunnah, doa yang dipanjatkan di setiap kesempatan termasuk malam Nisfu Syaban, memberikan keutamaan tersendiri bagi kaum muslim. Salah satunya karena di malam Nisfu Syaban, Allah SWT senantiasa mengampuni doa hamba-Nya.

Sebagaimana dijelaskan dalam buku 'Sang Pemenang 'Iedul Fithri' tulisan Maryani Kusumawati, MSi, melalui sebuah riwayat yang berasal dari Ibnu Majah r.a. yang menyebut Rasulullah SAW pernah bersabda:

"Allah SWT melihat kepada hamba-Nya pada malam Nisfu Syaban dan mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan (dengan saudaranya)." (HR. At-Thabrani)

Melalui riwayat yang lain, juga terdapat penjelasan senada yang menyebut malam Nisfu Syaban sebagai waktu dosa-dosa kaum muslim akan diampuni oleh Allah SWT. Dari Al-Albani dari Muadz bin Jabal r.a. yang menyampaikan sabda Rasulullah SAW:

"Allah SWT turun kelangit dunia pada malam Nisfu Syaban dan Dia mengampuni dosa lebih banyak daripada jumlah pasir di Tih." (HR. Baihaqi)

Sementara itu, keutamaan berdoa secara lebih umum juga telah disampaikan dalam ayat suci Al-Quran. Dinukil dari buku 'Pendidikan Agama Islam : Akidah Akhlak Untuk Madrasah Aliyah Kelas XII' tulisan Toto Adidarmo, MA dan Drs Mulyadi, melalui Surat Al-A'raf ayat 55-56 Allah SWT berfirman:

اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةًۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ ۝٥٥ وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ ۝٥٦

Ud'û rabbakum tadlarru'aw wa khufyah, innahû lâ yuḫibbul-mu'tadîn. Wa lâ tufsidû fil-ardli ba'da ishlâḫihâ wad'ûhu khaufaw wa thama'â, inna raḫmatallâhi qarîbum minal-muḫsinîn.

Artinya: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik."

Demikanlah doa malam Nisfu Syaban beserta waktu untuk mengamalkannya. Semoga membantu.




(par/aku)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads