Viral Pria Dibacok hingga Kritis di Purwosari Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pria Dibacok hingga Kritis di Purwosari Semarang, Ini Penjelasan Polisi

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Senin, 05 Jan 2026 10:35 WIB
Ilustrasi ambulans.
Ilustrasi evakuasi pria tergeletak bersimbah darah di Semarang. (Foto: Istock)
Semarang -

Seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di sebuah rumah di Jalan Petek, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara. Korban diduga babak belur usai bertengkar dengan adiknya.

Kabar itu viral usai diunggah akun Instagram @beritasemaranghariini. Tampak seorang pria tengah dimasukkan ke dalam ambulans.

"Suasana malam di kawasan Jalan Petek, Purwosari, Semarang Utara, mendadak berubah mencekam setelah seorang pria tak dikenal ditemukan tergeletak bersimbah darah di sebuah rumah tak jauh dari deretan warung makan," tulis akun @beritasemaranghariini, Senin (5/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan itu, disebutkan korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan disertai pembacokan, dengan luka serius di bagian kepala dan tangan. Korban disebut kritis dan dibawa tim medis Ambulans Hebat ke rumah sakit.

Saat dimintai keterangan, Katim Resmob Elang Utara, Aiptu Agus Supriyanto, memberikan penjelasan terkait kejadian itu. Ia menyebut insiden itu terjadi Minggu (4/1/2026). Dia pun memastikan bukan kasus pengeroyokan.

ADVERTISEMENT

"Itu kakak-adik ribut kok. Kronologinya nggak ngerti saya. Tapi kakak-adik itu sering, kita sudah sering nangani kakak-adik ribut itu. Warga Jalan Petek, kakak-adik ya, bukan pengeroyokan, bukan pembacokan," kata Agus saat dihubungi.

Ia menyebut sang kakak yang berada di foto itu mengalami luka di kepala saat ditemukan di rumahnya sendiri. Agus menyebut kakak beradik itu bertengkar usai sama-sama mabuk.

"Kakaknya luka karena sudah lama, yang difoto kakinya diperban itu sudah lama, bukan malam tadi. Kondisi sekarang luka di kepala. Tidak ada (senjata tajam). Iya, betul (bertengkar dengan tangan kosong)," tuturnya.

"Nggak ngerti (masalahnya), sering ribut karena mabuk. Podo mabuke (sama-sama mabuk). Kurang lebih (usia) 25-an," pungkas dia.



(ams/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads