Pendaki Hilang di Gunung Slamet Diduga Tersesat di Luar Jalur Pendakian

Pendaki Hilang di Gunung Slamet Diduga Tersesat di Luar Jalur Pendakian

Robby Bernardi - detikJateng
Jumat, 02 Jan 2026 11:43 WIB
Pendaki Hilang di Gunung Slamet Diduga Tersesat di Luar Jalur Pendakian
Operasi pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki yang hilang di Gunung Slamet, Jumat (2/1/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Pemalang -

Tim SAR Gabungan saat ini masih melakukan pencarian terhadap pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang hilang di Gunung Slamet. Pencarian hari ini dilakukan dengan menyisir area di luar jalur pendakian.

Unit Siaga SAR Basarnas Pemalang, Handika menyebut ada puluhan personel yang akan melakukan penyisiran. Adapun pencarian di luar jalur pendakian dilakukan berkaca dari penemuan salah satu pendaki yang telah berhasil dievakuasi.

"Hari ini kita turunkan 70 personil untuk pencarian dan menyasar ke lembah-lembah. Ya, satu korban selamat ditemukan sudah keluar dari jalur pendakian," ungkap Handika saat ditemui di Basecamp Dipajaya, Clekatan, Pulosari, Pemalang, Jumat (2/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menduga kuat pendaki yang sekarang masih hilang tersesat hingga keluar dari jalur pendakian.

ADVERTISEMENT

"Ya, tersesat, di luar jalur semestinya. Diduga tengah mencari sumber air di sekitar jalur sungai," jelas Handika.

Dugaan tersebut diperkuat dengan hasil pelacakan titik koordinat ponsel yang dibawa oleh korban.

Operasi pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki yang hilang di Gunung Slamet, Jumat (2/1/2026).Operasi pencarian Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki yang hilang di Gunung Slamet, Jumat (2/1/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng

"Kita mendapatkan titik koordinat dari IMEI HP yang berada di bawah pos lima. Jadi di antara pos lima sama pos empat," ungkapnya.

"Itu bukan di jalur pendakian. Jadi mereka berada di jalur sungai yang di bawah jalur Dipajaya sama Bambangan. Itu di jalur sungai," jelas Handika melanjutkan.

Sebelumnya diberitakan dua pendaki dikabarkan hilang. Keduanya melakukan pendakian melalui jalur Dipajaya Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang pada hari Sabtu malam (27/12/2025), pukul 23.00 wib, untuk pendakian tektok atau pendakian cepat. Estimasi waktu kedatangan pada Minggu Sore (28/12/2025).

Salah satu korban ditemukan dalam kondisi selamat dan langsung dievakuasi ke basecamp Dipajaya. Menurut korban selamat, keduanya terpisah di sekitar Pos 9, karena Syafiq Ali, mencoba mencari bantuan.




(ahr/dil)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads