Truk kontainer mengalami kecelakaan tunggal di Lampu Merah Hanoman, Kecamatan Semaranh Barat, Kota Semarang. Kontainer berisi kaca yang dibawa truk terjatuh ke badan jalan dan sempat mengganggu arus lalu lintas.
Kecelakaan itu viral usai di media sosial diunggah akun Instagram @kejadiansmg. Tampak sebuah kontainer berwarna merah tergeletak di jalan.
"Kecelakaan lur, lokasi di Bangjo Hanoman. Info di lokasi truk kontainer ngrem ndadak krn traficlight udh merah, supir banting stir kekanan malah box kontainere ngglundung," tulis akun @kejadiansmg, Rabu (31/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dimintai keterangan, Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Proses evakuasi pun telah selesai.
"Kejadiannya sekitar jam 20.00 WIB. Tadi sudah selesai evakuasi," kata Yunaldi saat dihubungi detikJateng, Rabu (31/12/2025).
Yunaldi menjelaskan, insiden terjadi saat truk kontainer melintas di kawasan lampu lalu lintas Hanoman dan hendak mengurangi kecepatan. Diduga pengemudi kurang waspada sehingga kontainer terjatuh ke belakang.
"Di Hanoman, di lampu merah. Pengemudi mengurangi kecepatan, diduga mungkin pengendara kurang waspada, kurang hati-hati, terus peti kemasnya jatuh ke belakang," jelasnya.
Ia menegaskan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan kendaraan lain dalam peristiwa tersebut. Truk juga tidak menabrak objek apa pun.
"Bukan guling, jatuh kontainernya. Muatan kaca. (Dari mana mau ke mana?) Nggak tahu saya, tanya langsung saja. (Nabrak?) Nggak ada nabrak. Nggak ada korban," tegas Yunaldi.
Sementara itu, salah satu saksi mata, Putri (25), mengaku tengah melintas usai peristiwa terjadi. Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas pun sempat mengalami kemacetan cukup panjang, terutama dari arah Exit Tol Krapyak.
"Tadi aku lewat sekitar 19.30 WIB, masih macet banget. Dari exit tol Krapyak macet. Sekarang sudah dipinggirkan, nggak macet," ujar Putri saat dihubungi detikJateng.
Menurutnya, kemacetan di jalan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 750 meter. Kepala truk sudah dipinggirkan, sementara peti kemas sempat berada di tengah jalan.
"Kepala truknya aman, tadi dipinggirkan. Yang di tengah cuma boksnya aja atau muatannya. Sekarang sudah dipinggirin semua, sudah nggak macet," katanya.
(apl/apl)











































