Perayaan tahun baru tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Berbagai manca negara memiliki tradisi masing-masing saat tahun baru, termasuk negara Spanyol. Negara yang dijuluki sebagai "Negeri Matador" ini memiliki tradisi makan 12 anggur di bawah meja saat tahun baru. Apa arti tradisi ini?
Pergantian tahun baru biasa dianggap sebagai pembawa keberuntungan baru bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, banyak dari negara di dunia melaksanakan tradisi untuk mendapatkan keberuntungan. Di Spanyol, mereka merayakan kedatangan tahun baru dengan pesta besar, musik, kembang api, ledakan kebahagiaan lainnya.
Dibalik perayaan itu, terdapat sebuah tradisi yang cukup menarik, yaitu makan 12 anggur di bawah meja saat tahun baru. Penasaran dengan arti tradisi ini? Yuk, simak penjelasan lengkapnya yang dirangkum dari laman Food Republic, Spain Info, dan Sampere berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal Mula Tradisi Makan 12 Anggur saat Tahun Baru
Tradisi ini dipercaya telah ada sejak akhir abad ke-19, yakni saat para petani anggur di Alicante kelebihan hasil panen. Namun, ada juga yang menyebutkan bahwa tradisi ini telah ada pada tahun 1880-an. Pada masa itu, kaum borjuis Madrid merayakan malam tahun baru dengan meniru tradisi Prancis, yakni dengan memakan anggur dan minum sampanye.
Tindakan tersebut menimbulkan beberapa ketidakpuasaan dari beberapa kalangan, termasuk kalangan kelas bawah. Akhirnya, para anggota kelas bawah mulai merayakan malam tahun baru dengan cara yang berbeda. Mereka berkumpul di alun alun Puerta del Sol dan memakan anggur sebagai bentuk protes dan ejekan kepada kaum borjuis.
Seiring berjalannya waktu, tradisi ini menjadi populer di Madrid. Pada tahun 1897, para pedagang anggur mulai mengiklankan "Lucky Grapes" untuk meningkatkan daya jual. Baru pada abad ke-20, tradisi makan 12 anggur saat malam tahun baru ini mulai menyebar ke wilayah lain. Hal ini bertepatan dengan surplus anggur di wilayah Levante. Untuk memanfaatkannya, mereka melaksanakan kampanye tradisi makan 12 anggur saat malam tahun baru untuk menjual hasil panen tersebut. Dari sinilah tradisi ini menyebar ke seluruh negeri.
Arti Makan 12 Anggur di Bawah Meja Saat Tahun Baru
Memakan 12 anggur di bawah meja saat tahun baru memiliki arti yang mendalam. Menurut kepercayaan, memakan 12 buah anggur mengikuti dentingan lonceng akan mendapat tahun yang makmur. Setiap buah anggur pada tiap dentingan mewakili keberuntungan setiap bulan dari 12 bulan dalam setahun. Selain itu, jika berhasil melakukan tradisi ini maka dapat membuat permohonan dan doa untuk tahun baru.
Setiap dentingan lonceng, mereka harus memakan satu buah anggur hingga 12 buah anggur saat dentingan terakhir terdengar. Memakan anggur sambil duduk di bawah meja juga dipercaya dapat membawa keberuntungan dalam kehidupan percintaan.
Makan 12 Anggur Saat Tahun Baru Dilakukan Jam Berapa?
Tradisi makan 12 anggur di bawah meja saat tahun baru dilakukan pada malam pergantian tahun baru. Makan buah anggur dimulai sejak jam menunjukkan pukul 12 malam tanggal 31 Desember hingga 1 Januari. Tradisi ini dilakukan dengan mengikuti 12 dentingan jam pada tengah malam pergantian tahun baru.
Begitu jam menunjukkan pukul 12 tengah malam, seseorang harus memakan satu buah anggur setiap kali jam berdenting. Aktivitas makan ini dilakukan hingga 12 kali sesuai jumlah dentingan jam. Tradisi ini menghabiskan waktu selama 12 detik hingga buah anggur habis. 12 buah anggur yang dimakan ini mewakili harapan 12 bulan dalam setahun mendatang.
Demikian arti makan 12 anggur di bawah meja saat tahun baru yang diperacaya dapat membawa keberuntungan. Bagaimana? Apakah detikers tertarik untuk mencobanya?
Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
(sto/afn)











































