2 Pendaki Gunung Slamet Hilang, 1 Ditemukan di Pos 5

2 Pendaki Gunung Slamet Hilang, 1 Ditemukan di Pos 5

Robby Bernardi - detikJateng
Selasa, 30 Des 2025 10:45 WIB
2 Pendaki Gunung Slamet Hilang, 1 Ditemukan di Pos 5
Kondisi puncak Gunung Slamet terlihat dari sekitar Pos Bambangan, Kabupaten Purbalingga pada Kamis (9/5/2024). (Foto: dok. Saiful Amri)
Pemalang -

Dua pendaki asal Magelang dilaporkan hilang saat melakukan pendakian Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, sejak Sabtu (27/12). Salah satu pendaki akhirnya berhasil ditemukan selamat di Pos 5, Selasa (30/12), sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Pelaksana BPBD Pemalang, Andri Adi, membenarkan kabar tersebut. Dikatakannya, dari dua pendaki, satu telah ditemukan dalam kondisi selamat di pos 5.

"Ada kabar baik ketemu 1 anak, alhamdulillah katanya kondisi aman," ujarnya melalui pesan singkat, Selasa (30/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua pendaki yang hilang sebelumnya teridentifikasi bernama Syafiq Ridhan Ali Razan (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, serta Himawan Choidar Bahran, warga Secang, Magelang. Keduanya naik melalui jalur pendakian Dipajaya Clekatakan pada Jumat (27/12).

Terpisah, Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, menjelaskan kondisi cuaca di puncak Slamet dalam beberapa hari ini diakuinya berkabut tebal. Kedua korban diduga terpisah dari rombongan saat perjalanan turun.

ADVERTISEMENT

"Memang cuaca masih kurang bagus. Hujan rintik-rintik dan berkabut tebal, pandangan para pendaki agak terhalang. Bisa jadi satu rombongan itu terpisah," kata Sutrisno melalui sambungan telepon.

Menurutnya, satu pendaki ditemukan oleh tim porter Senin (29/12) malam, dalam kondisi selamat di Pos 5. Kepada petugas, pendaki tersebut menyebut rekannya masih berada di belakang dan sempat menunggunya sebelum akhirnya terpisah.

"Jadi sampai saat ini belum ada informasi terkait temannya yang satunya. Ini para porter lagi naik semua untuk melakukan pencarian," imbuhnya.

Lebih lanjut, menurut Sutrisno, dalam weekend kemarin ribuan pendaki memenuhi area jalur pendakian saat akhir pekan libur panjang, sehingga kemungkinan korban bertemu pendaki lain cukup besar.

"Insyaallah aman ya Mas. Karena di atas ramai banget, baik dari jalur Bambangan maupun jalur Guci. Minta doanya semuanya, semoga aman," ungkapnya.

Tim gabungan dari BPBD, perangkat desa, dan porter lokal masih terus menyisir jalur pendakian hingga ke sejumlah pos. Jalur Clekatakan sendiri diketahui memiliki sembilan pos sebelum menuju puncak.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung dan petugas meminta doa agar pendaki yang belum ditemukan segera dapat dijangkau dalam kondisi selamat.




(aku/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads