Kala Objek Wisata Guci Luluh Lantak Diterjang Air Bah

Terpopuler Sepekan

Kala Objek Wisata Guci Luluh Lantak Diterjang Air Bah

Tim detikJateng - detikJateng
Sabtu, 27 Des 2025 14:56 WIB
Kala Objek Wisata Guci Luluh Lantak Diterjang Air Bah
Kolam pemandian Pancuran 13 Guci Tegal diperbaiki usai hilang dihantam banjir bandang, Minggu (21/12/2025). Foto: Imam Suripto/detikJateng
Solo -

Objek wisata Guci, Tegal luluh lantak diterjang air bah pada pekan lalu. Kolam air panas Pancuran 13 tergerus air bah.

Pengelola Pancuran 13 Guci, Zami, menuturkan peristiwa terjadi pada Sabtu (20/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Tak ada korban jiwa, namun kerusakan yang ditimbulkan cukup parah.

Kala itu hujan terjadi sejak pukul 11.30 WIB. Hujan kemudian makin deras per pukul 14.30 WIB hingga sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zami menceritakan di kawasan Pancuran 13 penuh dengan pasir dan bebatuan yang terbawa arus air. Kolam pemandian air panas yang ada di Pancuran 13 Guci juga hilang tergerus arus air sungai.

Termasuk jembatan kecil sebagai penyeberangan pengunjung juga hilang diterjang banjir. Dia tak kuasa menahan air mata saat melihat bencana tersebut.

ADVERTISEMENT

"Saya menangis melihat kondisi kerusakan yang sangat parah. Baru kali ini mengalami peristiwa sampai kondisi kolam pemandian hilang," cerita Zami.

Objek Wisata Guci Tegal diterjang banjir bandang, Sabtu (20/12/2025).Objek Wisata Guci Tegal diterjang banjir bandang, Sabtu (20/12/2025). Foto: dok. BPBD Jateng

Pemandian Air Panas Ditutup

Pemandian air panas Pancuran 13 Guci itu kini ditutup untuk umum dan dikosongkan demi keselamatan pengunjung dan pekerja. Demikian pula bagian depan pintu masuk ditutup dan digembok.

"Ditutup, baik pengunjung ataupun petugas Pancuran 13 Guci semuanya dievakuasi dari area Pancuran," ucapnya.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan banjir bandang terjadi akibat luapan sungai.

Relawan membersihkan kolam air panas Guci, Tegal, Minggu (22/12/2025).Relawan membersihkan kolam air panas Guci, Tegal, Minggu (22/12/2025). Foto: Imam Suripto/detikJateng

"Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan aliran sungai meluap dan menerjang kawasan Wisata Guci. Lokasi Kejadian (di) Objek Wisata Air Panas Pancuran 13 Guci," kata Bergas dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/12).

"Dampaknya Kolam Air Panas Pancuran 13 hilang atau tergerus banjir bandang, jembatan kecil di area Pancuran 13 rusak atau hilang, serta material lumpur, pasir, dan batu menutup sebagian area wisata," ujar Bergas.

Perbaikan Dikebut

Usai bencana banjir bandang itu, perbaikan langsung dilakukan. Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Tegal, M Afifudin, mengatakan perbaikan ini melibatkan puluhan personel dari BPBD, PMI, TNI dan Polri.

Kolam pemandian Pancuran 13 Guci Tegal diperbaiki usai hilang dihantam banjir bandang, Minggu (21/12/2025)Kolam pemandian Pancuran 13 Guci Tegal diperbaiki usai hilang dihantam banjir bandang, Minggu (21/12/2025) Foto: Imam Suripto/detikJateng

"Sesuai arahan bupati, selama 7 hari ke depan harus dilakukan perbaikan. Yang jelas prioritas Pancuran 13 karena tertutup pasir. Kemudian Pancuran 5 karena ada pohon tumbang dan Pancuran Barokah," jelas Afifudin saat meninjau lokasi bencana, Minggu (21/12).

"Selain pancuran, perbaikan jaringan pipa air juga menjadi prioritas. Pada banjir kemarin, hampir seluruh jaringan pipa hanyut terbawa arus sungai," sambung Afifudin.

Afifudin menyebut perbaikan pipa air ditarget rampung dalam dua hari.

"Kalau jalur pipa air ditargetkan paling dua hari selesai. Untuk pancuran air panas memang aga sulit karena semua tertutup pasir, termasuk pancurannya," jelasnya.

Afifudin berharap objek wisata Guci bisa segera kembali normal. "Dengan animo masyarakat, Guci tetap menjadi primadona wisata di Tegal," kata dia.




(afn/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads