Seekor ular kobra jawa atau naja sputatrix dievakuasi relawan dari rumah warga di Bocoran, Cawas, Klaten. Ular berbisa tinggi tersebut bersembunyi di tumpukan gabah.
"Evakuasi ular kobra bersarang di tumpukan gabah di rumah Pak Pardi, Dusun Bocoran. Laporan masuk sekitar pukul 10.00 WIB," ungkap relawan Exalos Indonesia regional Klaten, Mardiyono Jangkung kepada detikJateng, Kamis (25/12/2025) siang.
Dijelaskan Mardiyono, sekitar pukul 10.00 WIB dirinya mendapat laporan dari ketua RT setempat ada ular. Dirinya langsung ke lokasi dengan peralatan rescue ular.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya langsung berangkat dibantu kawan Exalos mas Rais. Lokasi di dalam ruangan tumpukan gabah," lanjut Mardiyanto.
Evakuasi, kata Mardiyono, harus dilakukan dengan menyingkirkan tumpukan gabah hasil panen. Akhirnya ular bisa dievakuasi dengan aman satu ekor.
"Hanya satu ekor jenisnya kobra Jawa. Panjangnya sekitar 1 meter, tergolong ular masih remaja," lanjut Mardoto.
Dengan temuan itu, kata Mardiyono, masyarakat harus lebih waspada. Untuk menghindari masuk atau bersarangnya ular bisa dengan cara tumpukan gabah diberi alas serabut.
"Untuk masyarakat seandainya mau menumpuk gabah jangan diberi alas kayu karena bisa untuk sarang tikus, tikus mengundang ular masuk. Lebih baik dialasi serabut (kulit gabah) sehingga tidak ada sela tikus dan ular masuk," kata Mardiyono.
"Celah lubang yang ada di rumah juga bisa ditutup untuk mencegah ular masuk atau dengan memberi bau-bauan menyengat sehingga ular tidak masuk," imbuhnya.
(apl/ahr)











































