Arus lalu lintas di Jalan Jendral Sudirman atau depan Balai Kota Solo padat merayap malam ini. Hal ini sebabkan berbagai aktivitas masyarakat yang ada di kawasan Balai Kota Solo hingga Pasar Gede.
Dari pantauan detikJateng, Balai Kota Solo jadi tujuan masyarakat yang mengisi waktu libur natal dan tahun baru (Nataru). Sebab, ada festival lampion natal yang ada di depan Balai Kota Solo.
Selain itu, sisi utara Balai Kota Solo juga terdapat Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua, Purbayan, yang tengah digunakan untuk ibadah misa malam Natal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabid Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo, mengatakan dari pantauan hingga pukul 20.30 WIB, titik kepadatan kendaraan hanya terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, dan beberapa gereja.
"Malam ini cukup padat di beberapa lokasi gereja, kawasan Balai Kota di Jalan Jenderal Sudirman. Kawasan Jalan Gatot Subroto dan Ngarsopuro juga padat," kata Ari saat dihubungi detikJateng, Rabu (24/12/2025).
Dihubungi terpisah, Kasat Lantas Polresta Solo, Kompol Agung Yudiawan, mengatakan kepadatan terjadi karena kegiatan masyarakat yang tinggi di kawasan Balai Kota Solo. Kendati demikian, pihaknya belum menetapkan rekayasa lalu lintas.
"Belum ada rekayasa lalu lintas, kendaraan masih bisa berjalan. Setelah jamaah meninggal gereja arus sudah bisa dikendalikan," ucap Agung.
Ibadah misa malam Natal di Gereja Katolik Paroki Santo Antonius Padua, Purbayan, dilaksanakan dua sesi pada pukul 17.00 dan 19.30 WIB. Jalannya misa berlangsung khidmat.
Petugas keamanan bersiaga di sekitar lokasi gereja, dan tempat-tempat keramaian di Kota Solo. Forkopimda Kota Solo malam ini juga menggelar patroli di sejumlah gereja.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengatakan patroli dilakukan sejak pagi bersama Kapolresta Solo Kombes Catur Cahyono Wibowo, dan Komandan Kodim 0735/Solo Letkol Inf Arief Handoko Usman.
"Kita memastikan ibadah malam hari ini semua berjalan dengan baik dan lancar. Intinya kami bekerja memastikan tetap aman dan kondusif," kata Respati di Gereja Purbayan.
Dia juga menitipkan pesan kepada para jamaah yang tengah merayakan Natal, agar mendoakan Kota Solo tetap aman, kondusif, harmonis, dan masyarakatnya semakin sejahtera.
Terkait Kota Solo yang menjadi rujukan wisatawan pada libur Nataru ini, Respati mengatakan, sudah menyiapkan agar wisatawan nyaman. Mulai dari petugas yang bersiaga, hingga Juru Parkir dengan seragam tradisional dan tidak memasang tarif ngepruk.
"Saya senang sekali, dan siapkan dari petugas ke wilayah dari satpol hingga juru parkir agar tidak ngepruk harga supaya wisatawannya balik lagi. Kita seragami batik dan kita pakaikan blangkon, kita wujudkan Solo kota budaya," pungkasnya.
(apl/dil)











































