Pagelaran wayang kulit dalam acara Hari Jadi Kabupaten Blora sempat terhenti karena adanya insiden penyiraman air pada geber atau kain kelir dari belakang panggung. Pelaku penyiraman tersebut diduga dalam kondisi mabuk.
Penyiraman tersebut viral usai diunggah di akun TikTok milik Anton Guntoro. Dalam unggahan tersebut terlihat dalang Ki Sigit Ariyanto berada di panggung sedang memainkan wayang di Alun-alun Blora. Di tengah-tengah pagelaran tiba-tiba dari belakang panggung geber wayang terkena cairan. Ki Sigit kemudian meminta kru untuk mencari siapa yang melakukan aksi penyiraman tersebut.
"Goleki, sopo? Goleki, goleki, goleki. Kuwi cekel pak, urusane karo dalange pak kuwi pak, urung rampung urusane. Diraket sek, dikecrek sik, lebokno sel sek, urusane karo aku. (Cari, siapa? Cari, cari, cari. Itu tangkap pak, urusannya sama dalangnya pak itu pak, belum selesai masalahnya. Ditangkap dulu, diborgol dulu, dimasukkan sel dulu, urusannya sama aku)," ucap Dalang Ki Sigit dalam video TikTok seperti dilihat detikJateng, Rabu (24/12/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Benar pada saat pagelaran wayang kulit pada acara resepsi hari jadi Kabupaten Blora di Alun-alun Blora telah terjadi penyiraman air mineral pada geber dari belakang panggung," ungkap Wawan saat dimintai konfirmasi detikJateng, Rabu (24/12).
Berdasarkan keterangan Wawan, peristiwa terjadi pada Selasa (22/12) sekira pukul 02.00 WIB pada saat pentas wayang di Alun-alun Blora. Pelaku aksi penyiraman yaitu pria bernama Antong Purnomo (41) warga Kelurahan/Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora. Wawan menyebut bahwa Antong melakukan aksi tersebut dalam kondisi mabuk.
"Sebelum menonton pagelaran wayang, pelaku sudah minum miras di Berbak Ngawen," jelas dia.
Setelah minum-minuman keras di Berbak Ngawen, pelaku pergi ke Alun-alun Blora dan bertemu dengan temannya untuk minum miras lagi.
"Sesampai di Alun-alun Blora pelaku parkir di depan hotel Al Madina bertemu dengan teman-temannya dan minum miras lagi dengan temannya tersebut," ucap Wawan.
Beberapa saat kemudian pelaku berjalan menuju panggung pagelaran wayang kulit dan mengambil sisa air minum mineral dalam botol yang ada di meja tamu. Pelaku minum air tersebut sambil ke belakang panggung dan menyiramkan sisa air ke kain kelir.
"Setelah sampai di belakang panggung, sisa air minum mineral tersebut disiramkan ke geber wayang bagian belakang menggunakan tangan kiri," jelas dia.
Antong kemudian diamankan oleh kru wayang dan petugas pengamanan, pelaku selanjutnya diserahkan ke Polsek Blora. Setelah dilakukan pemeriksaan pelaku melakukan aksi tersebut karena pengaruh minuman beralkohol.
"Dilakukan pemeriksaan dengan hasil pelaku melakukan penyiraman dalam pengaruh minuman keras atau keadaan mabuk, tidak ada maksud tujuan lain," jelas Wawan.
Dia mengatakan bahwa pelaku Antong sudah meminta maaf dengan membuat video. Permintaan maaf ditujukan kepada Bupati Blora dan Dalang Ki Sigit. Pelaku dikenakan wajib lapor ke Polsek Blora.
"Polsek Blora memberikan pembinaan terhadap pelaku dikenakan wajib absen setiap hari Senin dan Kamis," terang dia.
(alg/apl)











































