Kalender Hijriah Hari Ini 24 Desember 2025 dan Doa Buka Puasa Rajab

Kalender Hijriah Hari Ini 24 Desember 2025 dan Doa Buka Puasa Rajab

Nur Umar Akashi - detikJateng
Rabu, 24 Des 2025 09:39 WIB
Kalender Hijriah Hari Ini 24 Desember 2025 dan Doa Buka Puasa Rajab
Ilustrasi. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Choreograph)
Solo -

Perbedaan patokan kalender Masehi dan Hijriah dalam menentukan awal bulan menyebabkan tanggal yang berlainan pula. Kalender Masehi menggunakan dasar pergerakan Matahari, sedangkan kalender Hijriah mengacu pada Bulan.

Masyarakat Indonesia biasa memakai tanggalan Masehi untuk panduan hidup sehari-hari. Padanya, tanggal-tanggal peringatan besar, baik nasional maupun internasional, ditetapkan.

Namun, tanggalan Hijriah juga diperlukan. Mengingat, mayoritas orang Indonesia menganut agama Islam dan syariat-syariatnya dikerjakan berdasar tanggal Hijriah. Di antaranya adalah sholat Idul Fitri, puasa sunnah Ayyamul Bidh, dan penyembelihan hewan kurban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karena itu, penting bagi setiap muslim untuk mengetahui tanggal Hijriah yang tepat setiap hari. Bagaimana dengan hari ini?

Simak konversi kalender Hijriah hari ini Rabu, 24 Desember 2025 ke dalam tanggalan Hijriah menurut pemerintah, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah via uraian berikut.

ADVERTISEMENT

Kalender Hijriah Hari Ini 24 Desember 2025

Kalender Hijriah 24 Desember 2025 Menurut Pemerintah

Tanggal hijriah versi pemerintah tertera dalam Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang dirilis Kementerian Agama. Melalui kalender itu, pemerintah mengonversi 1 Rajab 1447 H menjadi Minggu, 21 Desember 2025.

Bulan haram (mulia) kalender Hijriah ini berlangsung genap 30 hari sampai 19 Januari 2026 mendatang. Lalu, pada 20 Januari 2026, Rajab resmi digantikan Syaban, bulan yang padanya, Nabi Muhammad SAW paling banyak berpuasa.

Atas acuan itu, pemerintah mengonversi 24 Desember 2025 menjadi 4 Rajab 1447 H.

Kalender Hijriah 24 Desember 2025 Menurut NU

Dilihat dari Instagram Lembaga Falakiyah (LF) NU, @falakiyahnu, 1 Rajab 1447 H jatuh pada Senin, 22 Desember 2025. Pasalnya, sampai Sabtu, 20 Desember 2025, tidak terlihat hilal sehingga metode penyempurnaan alias istikmal dipakai.

"Sebagai tindak lanjutnya maka awal bulan Rajab 1447 H bertepatan dengan Senin Pon 22 Desember 2025 M (mulai malam Senin) atas dasar istikmal," bunyi keterangan dalam Pengumuman Nomor: 110/PB.08/A.II.11.13/13/12/2025 tentang Awal Bulan Rajab 1447 H.

Atas dasar informasi tersebut, NU menetapkan 24 Desember 2025 sebagai 3 Rajab 1447 H.

Kalender Hijriah 24 Desember 2025 Menurut Muhammadiyah

Dilihat dari laman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menulis Rajab 1447 H dimulai pada Ahad/Minggu, 21 Desember 2025. Sama dengan versi pemerintah, Muhammadiyah menetapkan Rajab berlangsung 30 hari genap hingga 19 Januari 2026.

Sebagai informasi, KHGT adalah versi termutakhir upaya umat Islam sedunia untuk menyatukan tanggalan, dilaporkan laman Suara Muhammadiyah. KHGT berprinsip 1 hari untuk 1 tanggal di seluruh dunia sehingga tidak ada lagi perbedaan. Kalender ini mulai dipedomani Muhammadiyah sejak tahun 1447 H.

Dengan demikian, Muhammadiyah menetapkan 24 Desember 2025 sebagai 4 Rajab 1447 H.

Doa Buka Puasa Rajab

Pada bulan Rajab yang termasuk satu dari empat asyhurul hurum (bulan-bulan haram/mulia), umat Islam dianjurkan mengerjakan puasa sunnah. Anjuran ini juga berlaku untuk bulan-bulan terhormat lain, yakni Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharam.

Usai seharian penuh menahan dahaga dan lapar, waktu berbuka sangat dinanti oleh setiap yang berpuasa. Pada momen buka puasa itu, umat Islam disunnahkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW.

Bagaimana bacaan doa buka puasa Rajab itu? Dilansir buku Kumpulan Doa dari Al-Quran dan Hadits tulisan Syaikh S'aid bin Wahf al-Qahthani, doa buka puasa pertama yang bisa dibaca adalah:

Ψ°ΩŽΩ‡ΩŽΨ¨ΩŽ Ψ§Ω„ΨΈΩ‘ΩŽΩ…ΩŽΨ£Ω ΩˆΩŽΨ§Ψ¨Ω’ΨͺΩŽΩ„ΩŽΩ‘Ψͺِ Ψ§Ω„Ω’ΨΉΩΨ±ΩΩˆΩ’Ω‚Ω وَثَبَΨͺَ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨ¬Ω’Ψ±Ω Ψ₯ΩΩ†Ω’Ψ΄ΩŽΨ§Ψ‘ΩŽ Ψ§Ω„Ω„Ω‡

Arab Latin: Ε»ahabaαΊ“-αΊ“amā'u wabtallatil-'urΕ«qu wa αΉ‘abatal-ajru insyā'allāh.

Artinya: "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap, insya Allah." (HR Abu Dawud 2/306 dan Shahihul Jami' 4/209)

Doa lain yang dapat dibaca adalah:

Ψ§ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΩ„Ω‡ΩΩ…ΩŽΩ‘ Ψ₯ΩΩ†ΩΩ‘ΩŠΩ’ Ψ£ΩŽΨ³Ω’Ψ£ΩŽΩ„ΩΩƒΩŽ Ψ¨ΩΨ±ΩŽΨ­Ω’Ω…ΩŽΨͺΩΩƒΩŽ Ψ§Ω„ΩŽΩ‘ΨͺΩΩŠΩ’ وَسِعَΨͺΩ’ ΩƒΩΩ„Ω‘ΩŽ Ψ΄ΩŽΩŠΩ’Ψ‘Ω Ψ£ΩŽΩ†Ω’ ΨͺΩŽΨΊΩ’ΩΩΨ±ΩŽ Ω„ΩΩŠΩ’

Arab Latin: Allahumma innΔ« as'aluka biraαΈ₯matikal-latΔ« wasi'at kulla syai'in an tagfira lΔ«.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, supaya memberi ampunan atasku." (HR Ibnu Majah 1/557)

Doa ketika Buka Puasa Rajab di Rumah Orang Lain

Ada kalanya, kita mengadakan agenda buka bersama (bukber) di rumah salah seorang teman. Untuk situasi tersebut, ada doa khusus yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Dirujuk dari buku Panduan Praktis Doa & Dzikir Sehari-hari tulisan Abduh Zulfikar Akaha, suatu waktu, Nabi SAW berbuka puasa di rumah Sa'ad bin Mu'adz RA. Nabi SAW mengucapkan:

Ψ£ΩŽΩΩ’Ψ·ΩŽΨ±ΩŽ ΨΉΩΩ†Ω’Ψ―ΩŽΩƒΩΩ…Ω’ Ψ§Ω„Ψ΅Ω‘ΩŽΨ§Ψ¦ΩΩ…ΩΩˆΩ†ΩŽ ΩˆΩŽΨ£ΩŽΩƒΩŽΩ„ΩŽ Ψ·ΩŽΨΉΩŽΨ§Ω…ΩŽΩƒΩΩ…Ω’ Ψ§Ω„Ω’Ψ£ΩŽΨ¨Ω’Ψ±ΩŽΨ§Ψ±Ω ΩˆΩŽΨ΅ΩŽΩ„Ω‘ΩŽΨͺΩ’ ΨΉΩŽΩ„ΩŽΩŠΩ’ΩƒΩΩ…Ω Ψ§Ω„Ω’Ω…ΩŽΩ„ΩŽΨ§Ψ¦ΩΩƒΩŽΨ©Ω .

Arab Latin: Aftara 'indakumuṣ-ṣāimūna wa akala ṭa'āmakumul-abrāru wa ṣallat 'alaikumul-malāikah.

Artinya: "Telah berbuka di rumahmu orang-orang yang puasa, telah memakan hidanganmu orang-orang yang baik, dan para malaikat pun mendoakanmu." (HR Ibnu Majah no 1737 di Kitab Ash-Shiyam, Ibnu Hibban no 5296, Abu Dawud no 3356, Ahmad no 11732, dan ad-Darimi no 1707)

Sebagai catatan, baik doa buka puasa sendiri maupun di rumah orang lain, berlaku keumuman puasa. Dalam artian, tidak secara khusus ditujukan untuk puasa Rajab saja.

Doa Buka Puasa Dibaca Sebelum atau Sesudah Buka?

Terkesan sepele, tetapi masih banyak orang ragu mengenai waktu yang tepat untuk membaca doa buka puasa. Jadi, yang benar membacanya sebelum atau sesudah buka puasa?

Berdasar penjelasan dalam buku Spiritualitas Shalat, Puasa, dan Haji: Menyelami Samudra Keindahan Makna dan Tujuan Ibadah oleh Syaikh Izzuddin bin Abdussalam, Syaikh Abu Bakar Muhammad Syatha menyebut doa buka puasa dibaca setelah berbuka. Keterangan ini terdapat dalam Hasyiyah I'anatut-Thalibin juz 2 halaman 279.

Di sisi lain, Syaikh Said bin Muhammad Ba'ali berpendapat bahwa doa buka puasa sunnah dibaca saat seseorang hendak berbuka. Meski begitu, dalam kitabnya, Busyra al-Karim halaman 598, sang syaikh mengatakan waktu paling utama adalah setelah berbuka.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Demikian sekilas mengenai kalender Hijriah hari ini 24 Desember 2025 dan doa buka puasa Rajab yang dapat diamalkan. Semoga bermanfaat!




(sto/ahr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads