Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Jambu Kulon, Kecamatan Ceper, Klaten tutup operasional untuk sementara. SPPG tersebut dikabarkan menutup operasional karena dana belum cair.
Kabar tutupnya SPPG itu ramai usai diunggah di akun Facebook KABAR KLATEN NEWS.
"Hadech kenapa berhenti program bagus untuk menggerakan ekonomi rakyat meski harus banyak yg diawasi dan evaluasi," tulis akun tersebut dalam penjelasan unggahannya sebagaimana dikutip detikJateng, Rabu (10/12/2025) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam postingannya disertakan pengumuman dari akun SPPG Jambu Kulon, Ceper, Klaten. Pada pengumuman dijelaskan SPPG akan tutup sementara mulai tanggal 10 Desember karena ada kendala pencairan dana bantuan pemerintah.
Saat detikJateng mengecek akun Instagram SPPG Jambu Kulon, Ceper, Klaten pengumuman tersebut diunggah tadi malam. Saat dicek ke kantor SPPG ternyata memang tidak ada aktivitas menyajikan makanan.
Kantor SPPG di Desa Jambu Kulon itu pintunya tutup. Beberapa wanita yang keluar dari kantor berpagar tembok tinggi itu mengaku memang libur.
Di dalam kompleks kantor ada dua mobil diparkir. Sepatu dan perlengkapan lainnya dijemur di halaman depan SPPG tersebut.
Asisten lapangan SPPG Jambu Kulon, Iftiha saat diminta konfirmasi membenarkan kabar tersebut. SPPG sudah membuat surat pemberitahuan.
"Untuk kabar itu memang kita semalem menerbitkan surat pemberitahuan dari SPPG Jambu Kulon bahwa per hari ini kami sudah berhenti beroperasi sementara. Masalahnya karena pencarian dana," jelas Iftiha kepada detikJateng.
Menurut Iftiha, pihaknya belum mengetahui sampai kapan berhenti operasi sementara. Per hari ini para relawan juga diliburkan.
"Hari ini para relawan juga diliburkan, pemberitahuan sudah lewat grup, rencana besok kami mengunjungi sekolah-sekolah. Ini baru pertama kali, karena kita juga baru beroperasi November," terangnya.
Menurut Iftiha, sejak beroperasi SPPG sudah melayani 2.935 siswa. Dengan berhenti sementara itu ada 47 orang relawan yang libur.
"Sampai kapan belum jelas. Untuk relawan ada 47 orang libur, harapannya ya segera selesai dan bisa beroperasi lagi," imbuhnya.
Sekretaris Satgas Pengawas SPPG Kabupaten Klaten, Much Nasir mengonfirmasi kejadian tersebut. Berhenti beroperasi sementara hari ini.
"Iya betul berhenti beroperasi sementara per hari ini. Ini hasil konfirmasi koordinator SPPG kabupaten," jelas Nasir.
(apl/alg)











































