Momen Duo Raja Keraton Solo Cipika-cipiki Saat Bertemu di Masjid Agung

Momen Duo Raja Keraton Solo Cipika-cipiki Saat Bertemu di Masjid Agung

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 05 Des 2025 13:41 WIB
Momen Duo Raja Keraton Solo Cipika-cipiki Saat Bertemu di Masjid Agung
Paku Buwana XIV Purbaya dan Paku Buwana XIV Mangkubumi bertemu usai salat Jumat di Masjid Agung Keraton Solo, Jumat (5/12/2025). Foto: Agil Trisetiawan P/detikJateng
Solo -

Suasana cair mewarna Masjid Agung Solo usai kegiatan salat Jumat. Dalam momen itu, kedua putra Paku Buwono (PB) XIII yang sama-sama bersaing menjadi raja yakni PB XIV Mangkubumi dan PB XIV Purbaya, bertemu salat Jumat di Masjid Agung Solo.

PB XIV Purbaya salat saf depan di belakang imam. Sementara PB XIV Mangkubumi berada di saf pertama di sisi selatan. Usai salat Jumat, dan salat gaib untuk korban banjir di Sumatera selesai, PB XIV Purbaya mendatangi kakaknya.

Keduanya saling bertegur sapa, berjabat tangan, dan sempat cium pipi kanan dan kiri. Kedua sempat saling ngobrol singkat, sebelum PB XIV Purbaya berpamitan untuk meninggalkan masjid terlebih dahulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua putra PB XIII itu kembali berjabat tangan, dan sempat berpelukan. PB XIV Purbaya kemudian meninggalkan masjid terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT

"Kebetulan kan Jumat, Jumatan disini. Ketemu, biasa saja, kakak saya, tidak gimana-gimana. Saya juga biasa saja," kata PB XIV Purbaya kepada awak media, Jumat (5/12/2025).

Saat disinggung apakah ada obrolan khusus saat pertemuan singkat itu, dia mengatakan hanya saling tegur sapa saja. Dia mengaku selama ini memang jarang bertemu dengan kakaknya lain ibu itu.

"Ya biasa, saling sapa. Dia di Solo, saya di Jogja ya jarang ketemu karena kuliah saya," ucapnya.

PB XIV Purbaya kemudian meninggalkan masjid menggunakan mobil Mercedes-Benz. Sebelum meninggal masjid, dia sempat menyempatkan diri berfoto dengan masyarakat yang ingin foto dengannya.

Setelah itu, PB XIV Mangkubumi keluar meninggalkan masjid. Dia mengatakan pertemuan dengan adiknya hanya silaturahmi biasa.

"Silaturahmi saja seperti biasa, sae sae (baik baik)," kata PB XIV Mangkubumi.

Dualisme Raja di Keraton Solo

Diketahui, suksesi Keraton Kasunanan Solo dibayangi dengan konflik. Konflik soal suksesi di Keraton Solo ini berawal saat SISKS Paku Buwono XIII wafat. Sesaat sebelum pemakaman, putra bungsunya yang bernama KGPH Purbaya mengukuhkan diri menjadi raja baru bergelar Paku Buwono XIV.

KGPH Purboyo sendiri telah diangkat sebagai putra mahkota pada 2022 lalu dengan gelar KGPAA Hamangkunagara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram VI.

Sepekan berikutnya, putra PB XIII yang lain, KGPH Mangkubumi juga mengukuhkan diri sebagai raja baru dengan gelar PB XIV. Pengukuhan itu dilakukan di hadapan sejumlah adik PB XIII.




(ahr/apl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads