Pencari Rumput Tewas Terserempet KA di Delanggu Klaten

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Sabtu, 29 Nov 2025 16:33 WIB
Polsek, relawan Seroja dan warga mengevakuasi korban terserempet KA di Delanggu, Klaten. Foto: Dok. Wahyu Eko.
Klaten -

Seorang pencari rumput tewas usai terserempet kereta api di jembatan KA selatan stasiun Delanggu. Korban berinisial JD (63) warga Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten terserempet saat menyeberang.

"Korban kemungkinan hendak mencari rumput karena ditemukan sabit dan karung plastik. Lokasinya selatan stasiun," jelas relawan Seroja Delanggu, Wahyu Eko Hariyanto kepada detikJateng, Sabtu (29/11/2025) siang.

Dijelaskan Wahyu, dirinya mendapat laporan warga sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung ke lokasi. Saat sampai ke lokasi posisi korban di kiri rel kereta api.

"Posisi tubuhnya di kiri rel dari stasiun Delanggu. Luka di bagian kepala," lanjut Wahyu.

Menurut Wahyu, setelah dievakuasi relawan Seroja, Polsek Delanggu dan petugas KAI, korban dibawa ke rumah duka. Korban langsung dilakukan pemulasaraan.

"Langsung dilakukan pemulasaraan bersama warga, relawan Seroja dan personel Polsek," imbuhnya.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengonfirmasi ada laporan kejadian tersebut. Peristiwanya terjadi Sabtu, 29 November 2025 pada pukul 13.46 WIB.

"Keretanya KA 153 Ranggajati, lokasi di kilometer 123+3/4 jalur hilir petak jalan antara Delanggu-Ceper. Penemper kemudian dievakuasi oleh Polsek Delanggu dan relawan," jelas Feni kepada detikJateng.

Seluruh awak dan penumpang KA 153 Ranggajati, sebut Feni, dalam kondisi selamat dan aman. KA sempat berhenti untuk dilakukan pengecekan rangkaian, pada pukul 13.49 WIB melanjutkan perjalanan kembali," terang Feni.

Menurut Feni, KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA yang terdampak atas kejadian ini. Pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut.

"KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan tidak beraktivitas di jalur KA karena jalur KA merupakan area steril hanya untuk perjalanan KA," sambung Feni.

KAI Daop 6, imbuh Feni, mengimbau masyarakat pengguna jalan agar tidak membuat perlintasan liar, senantiasa disiplin, fokus dan berhati-hati serta mematuhi rambu-rambu yang ada. Masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur KA karena sekitar jalur KA merupakan kawasan steril dan berisiko sehingga hanya terbatas untuk petugas operasional dan perawatan.

"Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami imbau seluruh masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur KA, melintas hanya di perlintasan resmi saja dan tidak membuat perlintasan liar. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," pungkas Feni.

Kapolsek Delanggu AKP Jaka Waloya menyatakan korban meninggal dunia di lokasi. Jenazah langsung dibawa ke rumah.

"Langsung dibawa ke rumah duka diserahkan kepada keluarga. Penyebab korban sampai berada di lokasi masih didalami," jelas Jaka Waloya.



Simak Video "Video: Kecelakaan Karambol di Tol Gayamsari Semarang, 8 Orang Terluka"

(apl/apl)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork