Motor Beat Misterius di Delanggu Ternyata Milik Pria Tertabrak KA di Wonosari

Motor Beat Misterius di Delanggu Ternyata Milik Pria Tertabrak KA di Wonosari

Achmad Hussein Syauqi - detikJateng
Minggu, 26 Apr 2026 09:01 WIB
Evakuasi motor Beat misterius di sawah Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten.
Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
Klaten -

Misteri sepeda motor Beat tak bertuan di saluran air sawah Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten akhirnya terungkap. Sepeda motor tanpa plat nomor tersebut ternyata dikendarai pria tanpa identitas yang tewas tertabrak kereta api di Dusun Jetis, Desa Boto, Kecamatan Wonosari.

Kanit Reskrim Polsek Delanggu, Aiptu Mardana menjelaskan setelah ada laporan temuan, motor diamankan di Polsek. Penyelidikan dilakukan dengan memastikan nomor rangka dan mesin.

"Kita cek nomor rangka dan mesin. Sepeda motor tersebut pemiliknya warga Sleman, Yogyakarta," terang Mardana kepada detikJateng, Minggu (26/4/2026) pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari data itu, terang Mardana, dilakukan koordinasi dengan Polres setempat untuk mengungkap pemiliknya. Didapati keterangan pemiliknya seorang pria, kepala rumah tangga.

ADVERTISEMENT

"Pria ini diduga pergi dari rumah sebelumnya. Selanjutnya kita koordinasi dengan Polsek Wonosari, Klaten karena sebelumnya ada kejadian orang tertemper kereta api di wilayah Wonosari ," lanjut Mardana.

"Itu untuk memastikan apakah korban tertemper kereta api identik dengan warga Sleman yang pemilik motor, " imbuh Mardana.

Kapolsek Wonosari AKP Aleg Ipanudin menjelaskan setelah ada temuan motor di wilayah Polsek Delanggu dilakukan pelacakan nomor rangka dan mesin. Terdeteksi motor atas nama P (48) warga Prambanan, Sleman.

"Kita dapat identitas mas P itu warga Prambanan, Sleman. Setelah itu kita tanya pihak keluarga apakah betul motor itu dibawa mas P dan dari pihak keluarga membenarkan," terang Aleg kepada detikJateng.

Selanjutnya, terang Aleg, keluarga diberi penjelasan ada kejadian orang meninggal tertemper kereta api dan jenazah di RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro. Kemudian keluarga kita ajak ke RSUP.

"Keluarga kita ajak ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Anaknya kita minta untuk mengenali dengan disaksikan petugas, anaknya membenarkan korban atas nama P dan itu ayah kandungnya," lanjut Aleg.

"Sekitar pukul 01.00 WIB jenazah sudah dibawa pulang keluarga. Anaknya mengatakan tidak ada permasalahan keluarga, cuma korban ini sering sekali bepergian kalau malam hari dan pagi baru pulang," imbuh Aleg.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten digegerkan dengan penemuan satu unit sepeda motor tidak bertuan. Motor Beat warna hitam itu terjebak di saluran air tengah sawah Dukuh Turen, Desa Tlobong.

"Sejak jam 06.00 WIB tadi saya lihat motor ini, tidak ada orangnya. Sampai sore masih disini saya curiga," kata saksi Sunarto (64) kepada detikJateng di lokasi, Sabtu (25/4/2026) sore.

Sebab curiga motor itu ada sesuatu, terang Sunarto, dirinya melapor ke perangkat desa. Curiga lagi karena lokasi temuan bukan jalan.

"Ini padahal bukan jalan tapi saluran air yang kering sedikit airnya. Ya sejak pagi tidak berani nyentuh," kata Sunarto.

Kades Tlobong, Kecamatan Delanggu, Basuki, menyatakan setelah mendapat laporan warga dirinya mengecek ke lokasi dan melapor Polsek. Di lokasi juga ditemukan sepasang sandal.

"Selain motor ada sendal tapi di sana (arah ke rel kereta api). Ini saluran air, bukan jalan padahal," kata Basuki di lokasi.

Jarak lokasi temuan dengan jalan raya sekitar 100 meter. Jarak dengan rel kereta api juga sekitar 100 meter, di sekitar 300 meter ke utara yang masuk wilayah Desa Boto dini hari ditemukan pria misterius tertemper KA.

Pria tidak dikenal tersambar kereta api di perlintasan Dusun Jetis, Desa Boto, Kecamatan Wonosari, Klaten. Korban meninggal di lokasi kejadian.

"Kejadiannya itu sekitar jam 00.30 WIB tadi. Bukan warga sekitar, tidak ada yang kenal," ungkap Dwi, seorang warga, Sabtu (25/4/2026) pagi.

Kapolsek Wonosari AKP Aleg Ipanudin menjelaskan kejadian Sabtu, 25 April 2026 sekira pukul 00.53 WIB di Jalur KA KM 122+2 Gawok-Delanggu, Dukuh Jetis, Desa Boto Kecamatan Wonosari. Korban tanpa identitas.



(ahr/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads