Sudarmaji kini dikenal sebagai manusia gua penghuni Gua Anggas Wesi di hutan pedalaman wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang di wilayah Pegunungan Anjasmoro. 42 tahun sudah dirinya tinggal di gua tersebut.
Dilansir detikJatim, terpantau di Gua Anggas Wesi terdapat ruangan cukup luas, yakni sekitar 7x5 meter persegi. Di lokasi inilah tempat tidur Sudarmaji berada.
Tempat tidur Sudarmaji itu berdampingan dengan alas tidur para peritual di tempat terpencil ini. Ada juga lorong setinggi 1 meter menuju ruangan semedi. Tampak berdiri 2 arca dan sejumlah peralatan ritual lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ada ruangan tidur, ada juga ruangan yang nampak difungsikan sebagai dapur. Di ruang itu banyak panci, ember, dan galon di bawah tetesan air gua.
Selain itu, ada tungku berbahan bakar kayu dengan sejumlah bumbu dapur dan peralatan memasak di sekitarnya.
Pada sisi yang lebih dalam terdapat gua lain yang menjadi tempat ritual. Lokasi ini biasa disebut Gua Putri. Di belakangnya berdiri tenda yang dihuni sejumlah manusia. Tenda-tenda ini persis berada di atas ngarai.
Tak banyak informasi yang bisa didapat dari Sudarmaji. Dia, hanya mengaku berasal dari Boyolali.
Tempat tinggal manusia gua di pedalaman hutan Jombang Foto: Enggran Eko Budianto |
"Saya aslinya Boyolali (Jateng)," ujarnya singkat, Jumat (7/11/2025).
Informasi mengenai Sudarmaji, diceritakan oleh pasangan suami istri Sakri (76) dan Poniyem (50), penghuni Hutan Watuseno di wilayah BKPH Jabung.
Sebagai informasi, rumah Sakri dengan Gua Anggas Wesi berjarak 35 menit naik motor melewati jalan setapak berliku di hutan jati. Untuk ke gua itu, Sakri juga masih harus berjalan kaki menuruni medan sangat curam.
Meski begitu, Sakri mengaku telah lama melihat Sudarmaji menjadi penghuni gua.
"Pak Sudarmaji kalau sampai sekarang ada kalau 60 tahun tinggal di sana," kata Sakri saat detikJatim berkunjung ke rumahnya, Jumat (7/11/2025).
Gua Anggas Wesi Jombang. Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim |
Hal sama disampaikan Kepala Dusun Jabung, Irwandi. Dia menyebut Sudarmaji menjadi penghuni terlama di gua itu.
Dia sebutkan juga bahwa Sudarmaji sebenarnya tidak sendiri, ada setidaknya 6 orang lain yang tinggal di dalam tenda di sekitar gua.
Irwandi menyebut Sudarmaji dan para penghuni gua beternak ayam di lokasi. Mereka juga mengandalkan pemberian para pengunjung untuk makan sehari-hari.
Sudarmaji juga sesekali keluar dari hutan untuk belanja kebutuhan pokok naik motor bebek miliknya yang saat tidak digunakan diparkir dan digembok di dekat gua.
"Mbah Darmaji sudah lama, iya segitu (50-60 tahun di Gua Anggas Wesi)," jelasnya.
Informasi lamanya Sudarmaji menjadi manusia gua disampaikan Kepala BKPH Jabung Tarmidi. Dia mengaku rutin memantau Sudarmaji dan para penghuni yang tinggal di sekitar gua itu.
Dia sebutkan bahwa Sudarmaji tinggal di gua itu sejak 1983 atau sejak 42 tahun silam. Tarmidi juga menyebutkan bahwa Sudarmaji berasal dari Boyolali, Jawa Tengah.
(afn/alg)













































