UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Demak membuka berbagai macam kelas untuk mengasah keterampilan masyarakat berusia produktif. Salah satunya adalah kelas menjahit yang lulusannya akan langsung disalurkan ke Jatengland Industrial Park Sayung (JIPS).
Kepala UPTD BLK Demak, Muhammad Hilaludin mengatakan saat ini pihaknya tengah memberikan pelatihan menjahit pada 32 siswa. Setelah lulus, mereka akan langsung diarahkan bekerja ke JIPS.
"Menjahit ini ada dua kelas, masing-masing ada 16 siswa jadi totalnya 32 siswa. Nanti ending-nya kita salurkan ke Jatengland," kata Hilaludin pada detikJateng, Jumat (7/11/2025).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hilaludin menyebut pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan di JIPS. Lulusan BLK Demak ini nantinya tinggal mengikuti seleksi administrasi.
"Sudah ada MoU, pembicaraan dengan HRD, insyaallah mereka langsung siap menerima. Nanti di sana tinggal tes administrasi dan uji coba," terang Hilaludin.
Peserta kelas menjahit ini dilatih di BLK Demak selama 25 hari. Mereka diajarkan berbagai keterampilan dasar yang biasa dibutuhkan oleh garmen.
"Pelatihan 25 hari, dimulai tanggal 20 Oktober berakhir nanti di 21 November. Berangkat pukul 07.30 WIB, pulangnya 14.30 WIB hari Senin - Jumat," ujar Hilaludin.
"Materinya karena fokusnya ke garmen ya pakaian-pakaian standar seperti baju, hem, sama rok ya hem sama rok," tambahnya.
Peserta kelas menjahit ini dibiayai penuh oleh Pemkab Demak lewat Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Ada sejumlah fasilitas yang mereka dapatkan.
"Mereka diberi fasilitas satu baju kerja dan satu kaos olahraga. Kemudian ada makan siang dan uang transportasi," tutur Hilaludin.
"Selain itu, mereka juga nanti akan dapat sertifikat pelatihan, modul, dan instruktur yang mendampingi sampai mahir serta kompeten untuk bekerja di perusahaan," sambungnya.
Salah satu peserta kelas menjahit, Intan Permatasari (27) mengaku senang bisa ikut dalam pelatihan ini. Ia ingin segera bekerja di industri setelah lulus.
"Senang dapat pengalaman dan teman baru di sini. Kalau ini sudah selesai, pengen kerja di industri," kata Intan saat ditanyai detikJateng di sela-sela kelas menjahit.
Menurut Intan, BLK Demak akan menyalurkannya ke perusahaan. Ia juga punya keinginan untuk membuka usaha di bidang menjahit.
"Rencananya kita akan difasilitasi BLK ke perusahaan. Nanti jika sudah bekerja, mau ngumpulin modal juga biar bisa buka usaha jahit sendiri," ujar Intan.
(anl/ega)










































