Jokowi dan Gibran Dijadwalkan Melayat Raja Keraton Solo PB XIII Malam Ini

Jokowi dan Gibran Dijadwalkan Melayat Raja Keraton Solo PB XIII Malam Ini

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Minggu, 02 Nov 2025 17:49 WIB
Jokowi dan Gibran Dijadwalkan Melayat Raja Keraton Solo PB XIII Malam Ini
Karangan bunga dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), di Keraton Kasunanan Surakarta, Minggu (2/11/2025). (Foto: Agil Trisetiawan Putra/detikJateng)
Solo -

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), dikabarkan akan melayat Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIII.

Juru bicara Keraton Surakarta KGPH Dipokusumo mengatakan, Gibran dan Jokowi akan didampingi oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

"Iya benar, mau ke sini (melayat). Tadi dari dalam saya dapat perintah untuk menyambut kedatangan beliau. Infomasinya akan datang bersama Pak Gubernur," kata Dipo kepada awak media, Minggu (2/10/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, karangan bunga dari Gibran dan Jokowi sudah dipajang di Kamandungan Keraton Kasunanan Surakarta, bersama ratusan karangan bunga lainnya.

ADVERTISEMENT

Dari pantauan detikJateng, pihak keamanan sudah bersiaga sejak siang hari untuk mengamankan kedatangan Gibran. Nampak, Walikota dan Wakil Walikota Solo sudah berada di Keraton.

Diketahui Wapres Gibran sebelumnya mengunjungi Kota Semarang. Ia menghadiri pelantikan Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah.

Diberitakan sebelumnya, PB XIII wafat pagi ini sekira pukul 07.30 WIB di Rumah Sakit Indriyati Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Almarhum meninggal dunia diusia ke-77 tahun.

Adik almarhum, GKR Wandansari (Gusti Moeng) mengatakan, PB XIII akan dikebumikan di Makam Raja Imogiri, Yogyakarta pad Rabu (5/11/2025).

"Pemakaman sudah kita sepakati hari Rabu tanggal 5 (November 2025), kita upacara dari jam 8 pagi," kata Gusti Moeng kepada awak media, Minggu (2/11/2025).

Ketua Dewan Lembaga Ada (LDA) Keraton Kasunanan Solo itu menuturkan, PN XIII meninggal dunia pagi tadi pukul 07.30 WIB. Almarhum sudah sekira 1 bulan dirawat di RS Indriyati dan kondisinya naik turun.

"Sakitnya komplikasi. Seminggu setelah acara adang dal beliau masuk jam 4 pagi. Keadaanya kritis tapi bisa ditututi. Sudah sempat pindah ke bangsal, tapi kritis lagi, kemarin sudah baik, kritis lagi, lalu seda," jelasnya.

"Mungkin terlalu diforsir. Tapi setahu saya gulanya tinggi, prihatinnya tinggi, sudah menuju kerusakan ginjal. Sempat di cuci darah, tapi sinuhun kelihatannya tidak kuat. Baru 1,5 jam sudah megap-megap gitu dan diberhentikan," pungkasnya.




(alg/alg)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads