Cara Membersihkan Sisik Ikan dengan Cepat, Mudah, dan Tanpa Sisa

Cara Membersihkan Sisik Ikan dengan Cepat, Mudah, dan Tanpa Sisa

Ulvia Nur Azizah - detikJateng
Minggu, 02 Nov 2025 14:34 WIB
Cara Membersihkan Sisik Ikan dengan Cepat, Mudah, dan Tanpa Sisa
Ilustrasi membersihkan sisik ikan. Foto: Site News
Solo -

Membersihkan sisik ikan sering dianggap merepotkan karena sisik bisa beterbangan ke mana-mana. Padahal, ada cara cepat dan mudah agar dapur tetap bersih dan ikan siap dimasak tanpa perlu repot. Dengan teknik yang benar, proses ini bisa selesai hanya dalam beberapa menit.

Rahasianya ada pada cara memegang ikan, arah mengikis, serta ketepatan alat yang digunakan. Berdasarkan panduan dari The Spruce Eats dan buku Resep Rumahan ala Resto karya Dapur Entrins, langkah-langkahnya cukup sederhana, mulai dari menyiapkan area kerja, mengikis dari arah yang tepat, hingga mencuci ikan sampai benar-benar halus tanpa sisik tersisa.

Kalau kamu sering masak ikan di rumah, tips ini wajib dicoba. Selain bikin hasil olahan jadi lebih bersih dan rapi, kamu juga bisa hemat waktu di dapur. Yuk, simak langkah-langkah lengkapnya, detikers!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Poin utamanya:

  • Membersihkan sisik ikan lebih mudah jika dilakukan di area yang tepat dan dengan alat sederhana.
  • Arah mengikis dari ekor ke kepala penting agar kulit ikan tidak robek.
  • Pastikan seluruh bagian termasuk sirip, ekor, dan leher dibersihkan agar ikan benar-benar siap dimasak.

ADVERTISEMENT

Cara Membersihkan Sisik Ikan dengan Cepat dan Mudah

Di bawah ini terdapat langkah-langkah membersihkan sisik ikan yang dihimpun dari laman The Spruce Ears serta buku Resep Rumahan ala Resto tulisan Dapur Entrins. Yuk, simak dan praktikkan!

1. Siapkan Area Kerja

Membersihkan sisik ikan itu berantakan, karena sisik bisa beterbangan ke mana-mana. Jadi, pilih lokasi yang mudah dibersihkan. Tempat luar ruangan adalah pilihan terbaik, atau area dapur yang permukaannya gampang dilap dengan air. Ini membantu menjaga rumah tetap bersih dan mencegah sisik menempel di mana-mana.

Setelah tempat siap, siapkan alat sederhana. Alat yang dipakai tidak perlu alat khusus, cukup pakai pisau dapur biasa seperti pisau meja atau pisau butter knife. Alat khusus pengikis sisik memang ada, tapi tidak wajib. Yang lebih penting adalah cara memegang ikan dan arah gerakan mengikisnya.

2. Pegang Ikan dengan Mantap

Sebelum mulai mengikis sisik, pastikan tangan tidak licin supaya ikan tidak mudah terlepas saat dipegang. Caranya, celupkan dulu ujung jari ke garam. Garam membantu memberi sedikit grip pada tangan sehingga ikan lebih mudah dikendalikan. Ini penting karena ikan segar biasanya licin dan masih berlendir.

Setelah itu, pegang tubuh ikan dengan kuat menggunakan satu tangan. Pegangan harus stabil tapi jangan sampai merusak kulit ikan. Pastikan posisi ikan nyaman untuk digerakkan bolak-balik, karena nanti gerakan mengikis harus konsisten dari arah yang sama.

3. Kikis Sisik dari Ekor ke Kepala

Sekarang mulai proses utama, yaitu menghilangkan sisik. Letakkan pisau agak miring, lalu tarik pisau dengan gerakan mengikis dari arah ekor menuju kepala. Gerakannya seperti diseret perlahan melawan arah tumbuhnya sisik. Lakukan berulang sampai sisik terkelupas. Jangan mendorong pisau ke arah ekor, selalu tarik ke arah kepala.

Saat mengikis, tidak perlu menekan terlalu keras. Tekanan berlebihan bisa membuat kulit robek atau daging luka. Tujuan tahap ini hanya mengangkat sisik, bukan memotong. Teruskan gerakan ini di seluruh permukaan tubuh ikan sampai terlihat kulitnya halus tanpa kilau sisik.

4. Bersihkan Bagian Dekat Sirip dan Ekor

Sisik di sekitar sirip dan pangkal ekor sering tertinggal karena area ini bentuknya tidak rata. Jadi pastikan bagian atas punggung, dekat sirip punggung, juga dekat sirip samping, ikut dikikis dengan cara yang sama. Sisik-sisik kecil di sekitar situ tetap harus diangkat karena kalau tertinggal bisa mengganggu saat dimasak atau dimakan.

Saat bekerja di sekitar sirip, hati-hati karena sirip ikan bisa tajam dan bisa melukai kulit tangan. Pegang ikan dengan posisi yang aman dan jangan terburu-buru di bagian ini. Bagian ekor juga perlu dibersihkan, karena banyak orang melewatkan area ekor padahal sisiknya tetap ada dan terasa saat dimakan.

5. Jangan Lupa Area Leher dan Collar Ikan

Bagian pangkal kepala atau collar (daerah di belakang kepala menuju badan) sering terlupakan. Padahal bagian ini justru salah satu bagian ikan yang paling enak dimasak. Jadi, sisik di area ini juga harus dibersihkan sampai mulus. Gunakan ujung pisau untuk mengikis sisik kecil di sela-sela yang sulit dijangkau.

Perlakuannya tetap sama, yaitu tarik pisau dari arah bawah menuju kepala. Kalau bagian ini tidak dibersihkan, sisik akan tersisa menempel pada kulit ketika dimasak utuh. Jadi pastikan bagian depan ikan tidak dilewatkan sebelum lanjut ke tahap berikutnya.

6. Cuci Ikan Sampai Bersih

Jika semua permukaan tubuh ikan sudah bebas dari sisik, bilas dengan air dingin sampai sisik-sisik longgar yang tersisa hilang. Tujuan pembilasan ini bukan hanya membersihkan sisa sisik yang menempel, tapi juga menurunkan suhu ikan agar tetap segar dan aman untuk dilanjutkan ke proses berikutnya.

Pastikan seluruh bagian kulit sudah halus saat diraba dengan tangan. Kalau masih terasa ada bagian yang kasar, berarti masih ada sisik yang tertinggal. Ulangi pengikisan di titik tersebut, lalu bilas lagi dengan air es atau air sangat dingin. Setelah tahap ini selesai, ikan yang sudah bebas sisik siap untuk langkah selanjutnya seperti dibelah, dibuang isi perutnya, dan diolah sesuai resep.

Tips Membersihkan Isi Perut dan Insang Ikan

Selain sisik, kita juga perlu membersihkan isi perut serta insang ikan sebelum mengolahnya. Apakah kamu sudah tahu caranya, detikers? Kalau belum tahu, yuk simak penjelasan berikut yang kembali dikutip dari The Spruce Eats!

1. Mulai dengan Posisi Ikan yang Tepat

Setelah sisik hilang seluruhnya, letakkan ikan di talenan atau permukaan datar yang tidak licin. Posisikan perut ikan menghadap ke atas agar lebih mudah memotong bagian bawah tubuhnya. Siapkan pisau tajam yang runcing di ujungnya, karena akan digunakan untuk membuka bagian perut ikan dengan presisi. Pastikan tangan dan pisau dalam keadaan kering agar tidak mudah tergelincir.

Gunakan ujung pisau untuk membuat sayatan kecil di bagian lubang perut (dekat ekor bawah). Arahkan potongan dari bawah ke atas, menuju kepala ikan. Lakukan perlahan agar pisau tidak merusak organ dalam, karena jika pecah, isi perut seperti empedu bisa membuat daging ikan terasa pahit.

2. Buka Bagian Perut dan Keluarkan Isi Dalamnya

Begitu sayatan terbuka, perlahan renggangkan perut ikan dengan jari. Gunakan tangan untuk mengeluarkan seluruh isi perutnya. Ambil dari bagian pangkal kepala, karena di sanalah organ-organ dalam seperti hati, empedu, dan usus saling menempel. Tarik dengan satu gerakan lembut agar semua organ keluar bersamaan tanpa terputus.

Jika ikan berukuran besar, bantu keluarkan isi dalam dengan ujung pisau. Potong bagian yang masih menempel pada tulang belakang, terutama di sekitar rongga kepala. Pastikan tidak ada organ tersisa di dalam perut, karena ini bisa membuat ikan cepat busuk saat disimpan.

3. Bersihkan Bagian Dalam Tulang Belakang

Setelah isi perut keluar, biasanya masih ada bagian seperti hati kecil atau sisa darah yang menempel di tulang belakang. Gunakan ujung sendok kecil atau ujung pisau tumpul untuk mengeruk perlahan sepanjang tulang punggung bagian dalam. Bagian ini penting dibersihkan supaya tidak ada sisa darah yang bisa membuat aroma ikan amis saat dimasak.

Perhatikan juga kantong putih seperti selaput di bagian atas rongga perut, yang disebut swim bladder atau kantong renang. Potong bagian ini dan buang, karena jika dibiarkan bisa mengeras dan mengganggu tekstur daging ikan.

4. Buang Insang

Setelah perut bersih, lanjut ke bagian kepala. Insang ikan harus dibuang karena bisa menyebabkan rasa pahit dan mempercepat pembusukan. Gunakan gunting dapur atau pisau kecil untuk memotong bagian insang di dua titik, yaitu di bagian atas dekat kepala dan di bawah lengkungannya. Pada ikan kecil, insang bisa langsung dicabut dengan tangan.

Pastikan tidak ada sisa jaringan merah pada kepala ikan. Bagian itu adalah sumber utama bau amis yang sering muncul setelah dimasak. Setelah semua insang terlepas, bilas kembali bagian kepala dengan air bersih sampai jernih.

5. Cuci Ikan dengan Air Dingin hingga Bersih Total

Langkah terakhir adalah mencuci ikan secara menyeluruh. Gunakan air dingin atau air es untuk membilas bagian dalam dan luar tubuh ikan. Air dingin membantu menghilangkan sisa darah, kotoran, dan lendir sekaligus menjaga kesegaran daging. Arahkan aliran air ke seluruh bagian tubuh, terutama bagian dalam perut dan sekitar kepala.

Setelah dicuci, periksa kembali apakah masih ada bagian yang tertinggal, seperti sisa darah di tulang punggung atau organ kecil yang menempel. Bila sudah bersih sempurna, tiriskan ikan dan letakkan di wadah berisi es batu atau simpan di kulkas bila belum akan langsung dimasak. Dengan begitu, ikan siap diolah menjadi hidangan apa pun, segar, bersih, dan bebas bau amis.

Dengan cara yang benar, membersihkan sisik ikan tidak lagi jadi pekerjaan melelahkan. Coba praktikkan langkah-langkah ini dan rasakan bedanya saat mengolah ikan segar di rumah.




(par/par)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads