Beredar isu akan ada aksi demonstrasi di DPRD Klaten siang hari ini. Personel TNI AD mulai dikerahkan untuk menjaga gedung wakil rakyat.
Pantauan detikJateng, Sabtu (30/8/2025), di gedung DPRD Klaten, Kecamatan Klaten Selatan pukul 12.40 WIB, sekitar delapan personel Kodim 0723/ Klaten berada di pos pengamanan DPRD. Mereka sempat ditemui ketua DPRD Klaten, Edy Sasongko, dan sejumlah anggota DPRD.
Penjagaan TNI hanya di pos jaga DPRD, sedangkan pos jaga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten yang berada di sisi timur hanya dijaga Satpam. Tidak terlihat ada personel kepolisian di kedua lokasi pos penjagaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk rencana aksi demo sampai sekarang belum ada, surat juga belum ada tapi kita antisipasi. Kita lakukan koordinasi," ungkap ketua DPRD Klaten, Edy Sasongko, Sabtu (30/8/2025) siang.
Menurut Edy, koordinasi di DPRD untuk antisipasi jika ada hal yang harus disikapi. TNI melakukan penjagaan untuk menyikapi situasi kondisi saat ini.
"Ya karena situasi secara nasional. Kami tidak ingin terjadi hal tidak dinginkan di Klaten, masyarakat saya imbau untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta kondusifitas Klaten karena keamanan itu modal untuk maju dan sejahtera," terang Edy.
Tidak hanya di DPRD, patroli keamanan juga melibatkan TNI AD. Sejumlah personel TNI tampak berjaga dan berpatroli bahkan satu mobil bersama kepolisian di Alun-alun Klaten.
Kapolsek Klaten Kota, AKP Suyono, menyatakan situasi Klaten kota aman terkendali. Patroli bersama dilakukan TNI dan Polri.
"Patroli bersama sudah keluar. Situasi aman, kondusif dan berharap kepada masyarakat untuk bijak memahami medsos, tidak mudah terhasut," ungkap Suyono kepada detikJateng.
Isu akan ada aksi demo ke DPRD dari penelusuran pihaknya beredar sejak pagi. Baik melalui media sosial (medsos) maupun pesan berantai WA meskipun tidak jelas kebenarannya.
Di akun Facebook Info Cegatan Klaten (ICK) postingan berisi imbauan akan terjadi aksi di DPRD/Polres. Masyarakat diimbau untuk tidak melintasi lokasi.
"Saya dapat info hari ini tapi ternyata sampai siang tidak ada. Kalaupun ada semoga berjalan damai, tidak anarkis merusak fasilitas karena ya rugi masyarakat juga," kata Agus, warga sekitar DPRD kepada detikJateng.
(apu/ams)