Demo di Polres Magelang Kota yang berakhir berdampak pada pedagang angkringan. Mereka terpaksa menutup dagangannya lebih awal dan rata-rata gelas hilang.
Lokasi berjualan sekitar 10 pedagang angkringan di Alun-alun Kota Magelang sisi selatan. Lokasi berjualan persis di seberang jalan atau depan persis Mako Polres Magelang Kota.
Mereka rata-rata membuka angkringan sekitar pukul 15.30 WIB sampai selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mewakili dari rekan-rekan angkringan yang jualan, Jumat (29/8) kerugian Rp 500 ribu per angkringan," kata Sri Suwarni, pedagang Angkringan Bu Gun kepada wartawan, Sabtu (30/8/2025).
Pedagang angkringan ada 10 orang yang berjualan di sisi selatan atau seberang Mako Polres Magelang Kota. Akibat demo yang berakhir ricuh, pihaknya terpaksa tutup lebih awal pukul 19.00 WIB.
"Kukut (menutup dagangan) pukul 19.00 WIB. Gelas kebanyakan yang pecah," sambungnya.
Untuk hari ini, Sabtu (30/8), kata Suwarni, pihaknya memilih libur.
"Saya, hari ini libur. Soalnya masih takut (kejadian demo ricuh)," pungkasnya.
(apu/ams)