Gubernur Luthfi Tinjau Lokasi Terdampak Demo Ricuh, Ajak Jajaran Kerja Bakti

Gubernur Luthfi Tinjau Lokasi Terdampak Demo Ricuh, Ajak Jajaran Kerja Bakti

Prihatnomo - detikJateng
Sabtu, 30 Agu 2025 01:22 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi yang terdampak demo ricuh di kawasan kantor Gubernur Jateng, Semarang, Jumat (29/8/2025).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau lokasi yang terdampak demo ricuh di kawasan kantor Gubernur Jateng, Semarang, Jumat (29/8/2025). Foto: dok. Pemprov Jateng
Semarang -

Kericuhan sempat terjadi dalam demonstrasi yang berlangsung di Kota Semarang. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau kerusakan yang terjadi di lokasi yang terdampak ricuh.

Berdasarkan foto-foto yang diterima detikJateng, Luthfi yang mengenakan kaus hitam, jaket biru donker, dan topi putih mulai melihat kerusakan di halaman belakang kantor DPRD Jateng yang menjadi satu dengan kantor Gubernur.

Ia memerintahkan jajarannya untuk membersihkan puing-puing kebakaran, kaca dan batu yang berserakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Malam ini kita kerja bakti. Bersihkan semuanya agar besok pelayanan pada masyarakat tidak terganggu," tuturnya dalam keterangan resmi yang diterima detikJateng, Jumat (29/8/2025).

ADVERTISEMENT

Gubernur Luthfi kemudian mengimbau supaya masyarakat Jateng tetap tenang.

"Kita jaga bersama-sama Jateng yang selama ini sudah baik dan kondusif. Kami menyesalkan aksi anarkis ini, karena kantin ini usaha milik warga," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Luthfi juga turut menyampaikan empati dan keprihatinan yang mendalam atas meninggalnya driver ojek online (ojol) Affan Setiawan dalam aksi demo di Jakarta.

"Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan, dan kepada keluarganya atas musibah yang terjadi," ucap Luthfi

Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang menyikapi gejolak aksi demonstrasi yang terjadi demi menjaga kondusivitas Jateng. Serta mewanti-wanti masyarakat agar tidak mudah terprovokasi sehingga tidak terjebak tindakan yang justru akan merugikan.

"Kami nyuwun masyarakat Jawa Tengah untuk tetap menjaga kondusivitas. Jangan terpengaruh provokasi yang justru merugikan masyarakat," tandasnya.

Diketahui, Affan tewas usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, dalam demo di Jakarta Kamis (28/8). Sebanyak tujuh anggota Brimob yang berada dalam rantis kemudian menjalani patsus.




(apu/apu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads