Situasi Ricuh di Solo Malam Ini, Massa di Gladak Mundur hingga Slamet Riyadi

Situasi Ricuh di Solo Malam Ini, Massa di Gladak Mundur hingga Slamet Riyadi

Agil Trisetiawan Putra - detikJateng
Jumat, 29 Agu 2025 22:33 WIB
Situasi demo yang terjadi di kawasan Gladak, Solo, Jumat (29/8/2025).
Situasi demo yang terjadi di kawasan Gladak, Solo, Jumat (29/8/2025). Foto: Tara Wahyu/detikJateng
Solo -

Polisi masih berusaha membubarkan massa demo di sekitaran Gladak Solo, malam ini. Massa mundur dan berlarian di Jalan Slamet Riyadi.

Dari pantauan detikJateng, massa membakar sampah di beberapa titik sepanjang Jalan Slamet Riyadi. Massa juga masih bersiaga di sana.

Sekira pukul 21.45 WIB, massa di simpang empat Nonongan mulai berjalan ke arah timur mengarah ke Bundaran Gladak. Di sana, polisi telah membuat barikade. Nampak massa menyalakan kembang api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polisi sempat memukul mundur massa, hingga mereka kembali ke simpang empat Nonongan.

ADVERTISEMENT

Akibat aksi ini, Jalan Slamet Riyadi jadi lumpuh. Kendaraan yang melintas mencari alternatif jalan lain, untuk menghindari lokasi demo.

Sekitar pukul 21.48 WIB, massa dipukul mundur oleh polisi yang juga menembakkan gas air mata ke arah massa.

Unjuk rasa sebelumnya digelar di Mako Brimob Solo. Setelah itu massa yang terdiri dari ojol dan warga itu berpindah ke Bundaran Gladak Solo.

Salah satu kelompok yang menggelar aksi adalah Driver ojek online (ojol) Solo Raya menggelar aksi di depan Markas Brimob Batalyon C Pelopor Solo. Aksi tersebut menindaklanjuti tewasnya driver ojol Affan Kurniawan yang terlindas rantis Brimob di Jakarta.

"Kita berangkat dari solidaritas kawan-kawan karena terbunuhnya kawan-kawan kami yang ada di Jakarta, yang nyambung dengan apa namanya demo yang ada di Jakarta dan kawan kami menjadi korban," kata Humas Aksi Gabungan Driver Ojol Solo Raya, Djoko Saryanto, dihubungi detikJateng, Jumat (29/8).




(afn/sip)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads