Aksi massa driver ojol di depan Markas Brimob Solo masih berlangsung hingga saat ini. Massa yang terus bergejolak membuat polisi mengeluarkan tembakan gas air mata.
Pantauan detikJateng, aksi massa masih berlangsung dengan jumlah massa yang cukup banyak. Mereka berorasi sambil melemparkan barang-barang seperti batu dan botol air mineral ke arah mako Brimob, Solo.
Polisi pun mengeluarkan tembakan gas air mata ke arah massa. Sejumlah tembakan gas air mata itu membuat para peserta aksi kocar-kacir. Mereka menyelamatkan diri dari paparan gas ke berbagai arah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, sebagian peserta aksi masih nekat berada di lokasi dan melakukan orasi. Aksi lemparan berbagai benda pun masih terlihat.
Diberitakan sebelumnya, Driver ojek online (ojol) Solo Raya bakal menggelar aksi di depan Markas Brimob Batalyon C Pelopor Solo. Aksi tersebut menindaklanjuti tewasnya driver ojol Affan Kurniawan yang terlindas rantis Brimob di Jakarta.
Humas Aksi Gabungan Driver Ojol Solo Raya, Djoko Saryanto mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai solidaritas atas tewasnya Affan Kurniawan dalam aksi di gedung DPR RI, kemarin malam.
"Kita berangkat dari solidaritas kawan-kawan karena terbunuhnya kawan-kawan kami yang ada di Jakarta, yang nyambung dengan apa namanya demo yang ada di Jakarta dan kawan kami menjadi korban," katanya dihubungi detikJateng, Jumat (29/8/2025).
(apl/ahr)